Batik Cilacap Perlu Standarisasi Produk

0 24

Batik Cilacap Perlu Standarisasi Produk

Salah satu penyebab Batik Cilacap selalu kalah bersaing dengan produk batik dari luar daerah adalah persoalan kualitasnya. Itu alasan yang muncul saat banyak pertanyaan mengapa justru batik luar daerah yang banyak dipakai oleh masyarakat Cilacap. Karena itu, produsen Batik Cilacap harus mempunyai standar mutu produk agar dapat bersaing dengan batik luar Cilacap. Ketua Klaster Batik Cilacap, H Akhmad Rofik mengatakan, klaster batik memang sedang diajak kerjasama untuk menggelar kegiatan Standar Kompetensi Keterampilan Nasioanal Indonesia (SKKNI). SKKNI memang menjadi salah satu ukuran standar dari setiap produsen, termasuk di Klaster Batik Cilacap yang masih banyak yang belum memiliki.

Kabupaten Cilacap ada 24 rumah batik yang selama ini menjadi anggota Klaster Batik Cilacap. Dari 24 anggota yang aktif, memang baru sebagian yang mempunyai SKKNI. Karena itu jika nantinya semua anggota klaster Batik Cilacap mempunyai kompetensi yang sama.Sehingga tidak ada alasan lagi batik Cilacap tidak masuk standar produk batik unggulan yang layak digunakan oleh orang Cilacap. Hingga sekarang memang masih ada perajin batik yang kurang aktif dalam keanggotaan Klaster Batik Cilacap.

Kegiatan SKKNI ini nantinya dapat menjadi sarana untuk meningkatkan klaster batik Cilacap. Sebagaimana klaster-klaster lain seperti klaster gula semut dan klaster hasil olahan laut, juga harus mempunyai SKKNI. Namun demikian tantangan untuk Klaster batik memang tidak ringan. Sebab harus berkompetisi dengan produsen batik besar yang punya modal. Klaster Batik Cilacap juga ingin mendapatkan perlindungan dan pendampingan supaya mampu menjadi tuan di daerahnya sendiri. Sebab sekarang kesan yang muncul Batik Cilacap kurang kompak. Akibatnya, selalu mudah dipecah belah hingga tidak solid saat mendapat tantangan produk unggulan di daerahnya sendiri.

Source http://radarbanyumas.co.id/ http://radarbanyumas.co.id/batik-cilacap-perlu-standarisasi-produk/
Comments
Loading...