Batik Ceplok Gembira Loka

0 139

Batik Ceplok Gembira Loka

Motif Ceplok terbilang paling tua dibandingkan dengan motif lain. Sebagai bukti, pakar batik A.N. Suyanto menunjuk sejumlah patung yang menghiasi candi di Jawa, seperti Prambanan, Jago, dan Surawana. Namun, motif yang tertera di sana lebih berupa motif mulia yang dikenakan para raja dan dewa.

Motif Batik Ceplok terdapat pada desain meliputi berbagai desain geometris, sering didasarkan pada mawar melingkar, bintang atau bentuk kecil lainnya, membentuk pola secara keseluruhan simetris pada kain. Pada dasarnya, batik motif ceplok adalah pengulangan Motif Geometrik. Bentuknya bisa persegi hingga modifikasi wajik atau bunga. Bidang ceplok tersebut dapat diisi berbagai ragam hias berupa flora atau fauna.

Batik Ceplok Gembira Loka merupakan batik yang berpola kawung yang merupakan karya KRAy. Hastungkoro, istri Sultan Hamengku Buwono IX. Batik jenis ini pertama kali dipublikasikan oleh Drs. GBPH. H. Yudhaningrat, MM yang merupakan putra dari KRAy. Hastungkoro pada acara “Pameran Batik Kraton Yogyakarta dan Puro Pakualaman” pada tanggal 28-30 April 2012, dua setengah tahun yang telah berlalu. Motif batik “Ceplok Gembira Loka” yang mempunyai makna: Gembira berarti senang, Loka berarti tempat sehingga dapat dimengerti sebagai batik yang dapat menggambarkan tempat bersenang-senang.

Motif batik ini terdapat gambar 34 jenis binatang, antara lain: gajah, naga, merak, dan macan yang berlatar gringsing, lekukan diagonal. Batik motif ini dapat dijumpai pada hari Jum’at yang dikenakan sebagai seragam  karyawan Gembira Loka Zoo.

Source Batik Ceplok Gembira Loka Batik
Comments
Loading...