infobatik.id

Batik Bulungan Kalimantan Timur

0 11

Batik Bulungan

Kabupaten Bulungan ini sebelumnya merupakan wilayah Provinsi Kalimantan Timur. Sejak tahun 1999, kabupaten ini telah dimekarkan menjadi tiga kabupaten dan satu kota masing-masing Kabupaten BulunganKabupaten MalinauKabupaten Nunukan dan Kota Tarakan. Pada tahun 2013, keempat wilayah otonom tersebut beserta Kabupaten Tana Tidung memisahkan diri dari Kalimantan Timur dan menjadi wilayah provinsi baru Kalimantan Utara. Bupati H Budiman Arifin mengatakan sekitar 10-15 tahun silam pernah diproduksi batik bermotifkan khas Kabupaten Bulungan, namun sekarang batik itu sudah tidak ada lagi. “Saya harapkan Batik Bulungan bisa dilestarikan lagi,” kata bupati. Ada tiga macam corak batik khas Bulungan, yaitu corak Tidung, Bulungan dan Dayak.

Motif Batik Bultiya Bulungan

Pada saat Birau tahun 2012, seorang perempuan asli Bulungan bernama Ainun Farida bertemu dengan Bupati Bulungan yang saat itu masih dijabat Budiman Arifin untuk mengembangkan batik khas Bulungan. Batik tersebut didesain putra Ainun, Ridwansyah. Setelah desain batik tersebut rampung, Ainun menunjukkan desain tersebut kepada bupati kembali. Namun batik tersebut belum memilik nama. Budiman Arifin jualah yang menyematkan nama Bultiya pada batik itu. Batik Bultiya merupakan paduan tiga suku yang ada Kalimantan Utara (Bulungan, Tidung dan Dayak) yang dibuat guna mempererat etnis di Kabupaten Bulungan. Ainun juga menciptakan Batik Bulungan motif Budiman (Bulungan Dinamis Mandiri) berwarna hitam putih. Motif dari batik Budiman itu jika dilihat dari jauh seperti motif kain Bali. Terkait metode pemasaran batik tersebut masih mulut ke mulut. Karena menurut Ainun, saat ini masih memiliki dua motif saja. Jadi belum dipasarkan secara luas.

Source https://gpswisataindonesia.info https://gpswisataindonesia.info/2017/12/batik-bulungan/
Comments
Loading...