Batik Bojonegoro Motif Sata Gondo Wangi

0 374

Bojonegoro merupakan bagian dari Blok Cepu, daerah yang sangat kaya akan budaya dan alamnya. Baru-baru ini Bojonegoro memiliki budaya baru, yaitu Batik Bojonegoro. Batik ini dinamakan batik “Jonegoroan” oleh masyarakat setempat. Kata “Jonegoro” merupakan ciri dari Kabupaten Bojonegoro, yang disebut masyarakatnya dengan sebutan khas “Jonegoro”. Bermula dari ide bupati Bojonegoro, Drs. H. Suyoto, M. Si., yang terinspirasi dari pengakuan batik Indonesia oleh UNESCO pada tanggal 2 Oktober 2009, maka Tahun 2010 lewat dukungan istri Bupati Bojonegoro, Maffudoh Suyoto, Tim Penggerak PKK Bojonegoro mengadakan lomba desain batik. Dari ratusan karya yang masuk, akhirnya sembilan desain ditetapkan sebagai motif batik Bojonegoro, alias Jonegoroan.

Motif Sata Gondo Wangi

Sejak dahulu tembakau Bojonegoro sudah dikenal seluruh nusantara sehingga menjadi salah satu produk unggulan lainnya.

Unggulan selain kayu jati dan produk ungggulan lainnya. Jenis tanaman yang cocok untuk tanaman ini menghasilkan aroma yang khas/harum yang berbeda dengan daerah lain. Sata (bhs jawa) tembakau, ganda (bhs jawa) aroma, wangi (bhs jawa) harum, sehingga bermakna tembakau bojonegoro memiliki aroma harum. Diharapkan nama bojonegoro menjadi harum dan terkenal lewat tembakau sebagai salah satu potensinya.

Masyarakat Bojonegoro harus mau ikut adil dalam membudayakan Batik Bojonegoro dan menggunakan pada hari Kamis dan Jumat bagi pegawai Pemkab, untuk pengusaha bisa menganjurkan penggunaan Batik Bojonegoro pada karyawannya serta bagi siswa sekolah juga bisa diseragamkan pada setiap hari Jum’at, masih banyak peran serta masyarakat dalam ikut membantu melestarikan penggunaan batik ini. Jadi batik Bojonegoro akan banyak dikenal masyarakat luar daerah sebagai kerajinan batik yang dapat di jadikan sebagai oleh-oleh saat berkunjung ke kota ini.

Source Batik Bojonegoro Motif Sata Gondo Wangi Batik Bojonegoro
Comments
Loading...