Batik Bojonegoro Motif Parang Dahono Munggal

0 248

Kabupaten Bojonegoro memiliki 9 motif batik yang orang menyebutnya dengan Batik Jenegoroan. Batik Jenegoroan muncul karena Industri Kecil Menengah (IKM) diyakini memiliki nilai strategis dalam perekonomian nasional dan peningkatan PDRB dan Industri Kecil Menengah merupakan bagian dari sandaran pembangunan ekonomi nasional. Kabupaten Bojonegoro dengan kondisi geografis dan potensi sumber daya alamnya terlebih lagi dengan sumber daya manusianya mempunyai potensi besar bagi pengembangan kerajinan batik, khususnya batik yang bermotif khas Bojonegoro yang mampu memberdayakan wanita secara optimal menuju usaha mandiri. Kehadiran sembilan motif Jenegoroan ternyata berdampak pada pertumbuhan IKM kerajinan batik yang cukup pesat untuk mengangkat produk unggulan ini dan terus menggali sumber daya yang ada, maka perlu menyelanggarakan lomba pengembangan desain motif Batik Jenegoroan tahun 2012 yang bernuansa buah-buahan seiring dengan potensi sumber daya alam.

Motif Parang Dahono Munggal

Batik Bojonegoro motif Parang Dahono Munggal, kayangan api adalah salah satu objek wisata andalan di Kabupaten Bojonegoro. Merupakan sumber api abadi terbesar di Asia Tenggara dan pernah menjadi tempat pengambilan api PON XV tahun 2000.
Parang (miring), dahana (api), munggal (menyala atau berkobar sepangang waktu). Simbol masyarakat Bojonegoro yang dinamis, semangat dan mampu memberikan cahaya bagi masyarakat sekitarnya. Motif batik ini harga kainnya tidak terlalu mahal untuk jenis kain sutra dengan panjang 100 cm dan lebar 115 cm harganya Rp. 175.000, kain dobi panjang 100 cm dan lebar 115 cm harganya Rp. 150.000, kain paris dan katun dengan panjang 100 cm lebar 115 cm harganya Rp. 125.000, dan untuk kain santung panjang 100 cm lebar 115 cm harganya Rp. 100.000.
Source Batik Bojonegoro Motif Parang Dahono Munggal Batik Bojonegoro Harga Batik
Comments
Loading...