Batik Bogor dan Kearifan Lokal Masyarakat Kota Hujan

0 39

Batik Bogor dan Kearifan Lokal Masyarakat Kota Hujan

Batik Bogor sendiri sebenarnya sudah dikembangkan sejak tahun 2008 silam. Batik Bogor ini terbilang masih muda dibandingkan batik-batik lain yang ada di Indonesia. Sejarah keberadaan Batik Bogor ini bermula dari keberadaan seseorang bernama Siswaya Syamhudi. Pria asli Yogyakarta tersebut sudah menetap di kota hujan sekitar 25 tahun. Pengalaman dan adanya darah membatik dari kota kelahirannya, membuat Syamhudi mulai berani mengembangkan Batik Bogor pada tahun 2008. Untuk dapat mengembangkan Batik Bogor, Syamhudi bekerjasama dengan seorang desainer yang merupakan pensiunan dari Kementerian Perindustrian dan Perdagangan bernama Bambang Wiranto. Duet kedua orang ini pun menghasilkan motif khas Batik Bogor.

Batik yang diciptakan oleh kedua pria itu terdapat beberapa motif khas yang sangat melekat dengan Kota Bogor. Motif-motif ini mengacu pada kekhasan motif lama peninggalan Kerajaan Pakuan Padjajaran. Selain itu motif Batik Bogor juga mengacu kepada benda-benda sejarah, fenomena alam dan kebudayaan masyarakat setempat. Motif Batik Bogor sangat mengisyaratkan kearifan lokal serta fenomena kehidupan sosial, ekonomi dan budaya masyarakat Kota Bogor pada saat ini. Beberapa motif Batik Bogor yang cukup terkenal yakni Motif Kepala Kijang, Bunga Rafflesia Arnoldi, Bunga Teratai, dan Kujang. Motif-motif ini pun mempunyai maksud dan makna tersendiri.

Seperti motif bunga Teratai dan Rafflesia Arnoldi yang menggambarkan tempat wisata yang terkenal Kebun Raya Bogor. Lalu Motif Kujang yang diambil dari lambang Kota Bogor dan motif kepala kujang mencerminkan Istana Bogor. Satu lagi Motif Hujan Gerimis yang diambil dari julukan Kota Bogor sebagai kota hujan. Batik Bogor biasanya didominasi oleh warna ungu, namun ada juga warna lainnya untuk memenuhi kebutuhan dan permintaan masyarakat atas batik khas Kota Bogor.

Source https://www.yourou.id/blog/ https://www.yourou.id/blog/2017/04/02/batik-bogor-dan-kearifan-lokal-masyarakat-kota-hujan/
Comments
Loading...