Batik Belanda Kerajinan Batik Indonesia

0 621

Batik Belanda

Batik Belanda merupakan salah satu batik Indonesia yang motifnya dipengaruhi oleh kebudayaan Belanda. Batik Belanda merupakan gagasan dari wanita Indo-Eropa yang dikembangkan tahun 1840-1940. Saat masa penjajahan Belanda, warga keturunan Belanda di Indonesia banyak yang jatuh cinta dengan batik Indonesia. Tetapi mereka menginginkan batik dengan warna dan motif yang dekat dengan keseharian mereka. Sehingga terciptalah motif bunga-bunga dan warna yang lebih ceria pada kain batik yang kemudian dikenal dengan batik Belanda/Dutch batik. Mulanya pemakaian batik belanda hanya terbatas pada masyarakat Belanda dan Indo-Belanda saja kemudian menyebar ke lingkungan orang Cina dan para bangsawan Jawa.

Corak yang digambarkan pada batik Belanda sangat khas dan banyak mengadopsi dari dongeng-dongeng yang populer di Eropa seperti ‘Little Red Riding Hood’ atau ‘Si Kecil Bertopi Merah’, ‘Snow White’ atau ‘Putri Salju’ dan ‘Hansel & Gretel’. Saat proses pembutannya dengan memilih warna-warna yang cerah banyak digunakan dalam menggambarkan tokoh-tokoh dalam dongeng itu. Motif lain yang kerap digunakan dalam batik motif Belanda adalah buket berisi aneka bunga khas Belanda dengan hiasan burung sebagai pelengkapnya. Warna yang dipakai umumnya cerah dan sangat terkesan harmonis. Batik yang kita kenal sebagai batik buketan bermotif bunga sejarahnya adalah asimilasi antara dua kebudayaan yakni Belanda dan Indonesia. Istilah buketan sendiri datang dari kata “bouquet” yang bermakna bunga.

Perusahaan milik Carolina Josephina von Franquemont merupakan perusahaan batik Belanda yang pertama berdiri di Surabaya pada tahun 1840, yang kemudian pindah ke kota Semarang. Franquemont terkenal dengan penemuan warna hijau dari zat warna nabati yang tahan luntur. Warna ini kemudian disebut hijau franquemont dan sekaligus menjadi ciri khas warna batiknya.

Awalnya batik Belanda dihasilkan oleh para pelopor seperti Franquemont dan Oosterom hanya menampilkan warna merah mengkudu dan biru indigo. Polanya pun masih banyak yang menampilkan ragam hias mirip lereng dan lung-lungan, serta bertema dongeng. Seiring dengan pengaruh zaman pola-pola semacam itu mulai digantikan oleh pola yang benar-benar bernuansa Eropa atau Belanda, yakni rangkaian bunga-bunga, buketan besar ataupun burung bangau di tengah rumpun tanaman air.

Source Batik Belanda Batik Unik
Comments
Loading...