infobatik.id

Batik Bekasi Dibuat di Bekasi Oleh Pengrajin Bekasi

0 9

Batik Bekasi Dibuat di Bekasi Oleh Pengrajin Bekasi

Saat ini Kota Bekasi terus berinovasi untuk mengembangkan batik sebagai identitas dari Bekasi. Batik Bekasi adalah batik yang diproduksi di Bekasi dan oleh pengrajin Bekasi. Tidak ada yang menyangka sebelumnya bahwa kota industri seperti Bekasi akan memiliki batik yang mencerminkan kota tapal batas itu. Semuanya berawal dari sang inovator ulung, Agus Martoyo yang berhasil menciptakan sebuah mesin pembuat pola batik tulis pada 2011 dengan mengembangkan Computer Numeric Control (CNC). Mesin tersebut dinamakan Mesin Batik Kelowong. Saat pengujian mesin tersebut, begitu banyak helaian kain putih yang hanya bergambarkan pola batik tanpa proses penyelesaian (sampai menjadi satu kain batik utuh).

Melihat helaian kain tersebut, anak kembar dari Martoyo, Aulia Ristya Purnama dan Aulia Ristya Purnami mencari cara agar helaian kain tersebut bisa menjadi sesuatu yang bermanfaat. Sadar bahwa mereka berdua tidak punya saudara atau keturunan yang mengerti batik, dengan tekad yang kuat mereka yang keduanya telah menyelesaikan studi akuntansi di sebuah perguruan tinggi terkemuka di Jakarta akhirnya secara otodidak mencari tau dan mempelajari bagaimana cara membuat sehelai kain batik.

Mereka pergi ke Museum Tekstil, berkunjung ke Pekalongan dan beberapa daerah pengrajin batik lainnya. “Waktu itu, saking tidak tau, kami pernah menghilangkan lilin di kain batik dengan bensin,” kata Lia kepada Sportourism di Workshop Adelia Batik, Kaliabang Nangka, Bekasi. Setelah dirasa cukup memahami tehnik membatik dan pemilihan bahan, adik kakak yang akrab disapa Ade dan Lia itu mulai memproduksi batik pada 2012 dengan menggunakan mesin Kelowong sebagai pencetak pola. Namun, kala itu motif yang dipilih masih sesuka hati belum mengusung tema tertentu. Nama Adelia Batik sendiri hasil penggabungan dari Ade dan Lia.

Setahun kemudian, barulah muncul apa itu yang disebut Batik Bekasi. Berawal dari cemooh yang menganggap Bekasi adalah kota yang tidak memiliki ciri khas atau sesuatu yang bisa dibanggakan, Adelia Batik akhirnya mengusung tema Batik Bekasi dengan harapan batik tersebut bisa merepresentasikan kota tersebut dan bisa menjadi salah satu ikon. Motif pertama yang dibuat adalah buah nangka. Motif itu dipilih karena mereka mengambil dari nama daerah tempat mereka tinggal dan mendirikan usaha yaitu Kaliabang Nangka, jalan Perwira VIII nomor 33A, Kaliabang, Bekasi.

Hingga saat ini, Adelia Batik memproduksi dua jenis batik yaitu Batik Tulis dan Batik Cap, namun dengan adanya mesin Kelowong, mereka lebih mengutamakan Batik Tulis. Mengusung tema batik Bekasi, bukan berarti hanya sekedar mengunakan nama Bekasi sebagai daya tarik konsumen. Adelia Batik sangat bertanggung jawab dan berpegang teguh terhadap 12 pakem motif Batik Bekasi yang sudah dipatenkan yaitu, seperti nangka, durian, ikan gabus, dan lain-lain. Selain itu, yang membedakan dengan pengrajin Batik Bekasi lainnya, Adelia Batik satu-satuya pengrajin Batik Bekasi yang berproduksi di Bekasi dan murni mempekerjakan tenaga dari kota tersebut. Hingga saat ini, Adelia Batik mempekerjakan tiga pegawai tetap dan lima lainnya yang tidak begitu terikat. Sesungguhnya Ade dan Lia ingin mengajak lebih banyak lagi tetangga-tetangga atau warga sekitar untuk bergabung dan berkreasi disana, namun memang tidak mudah bagi Adelia Batik untuk meyakinkan mereka.

Source https://sportourism.id/ https://sportourism.id/news/batik-bekasi-dibuat-di-bekasi-oleh-pengrajin-bekasi
Comments
Loading...