Batik Batang Pesisiran

0 110

Batik Batang Pesisiran

Batik Rifaiyah secara umum tetap menggunakan corak warna sogan ireng-irengan yang sudah menjadi ciri khas Batik Batang sebagai batik yang bercorak keratonan, meskipun demikian motif-motif pada Batik Rifa’iyah banyak dipengaruhi pula oleh gaya batik pesisiran yang beradaptasi dengan unsur-unsur kebudayaan asing seperti Cina, Belanda, dan juga Arab.

Pengaruh ajaran-ajaran Agama Islam terhadap Motif Batik Rifaiyah terdapat dalam prinsip bahwa ragam hias yang boleh digunakan sebagai motif pada Batik Rifaiyah harus diyakini tidak menimbulkan syirik bagi pembuat maupun pemakainya. Batik Batang Pesisiran banyak dipengaruhi oleh budaya-budaya China, Belanda, dan Islam Timur Tengah. Warna-warna pada batik Batang pesisiran cenderung lebih beragam dibandingkan dengan corak warna batik Batang keratonan.

Batik Batang Pesisiran tidak hanya menggunakan corak warna sogan, melainkan juga corak warna non soga yang seperti warna-warna merah, biru, ungu dan hijau. Batik Batang pesisiran berdasarkan ragam gaya motifnya dibedakan menjadi Batik Batang pesisiran gaya Tionghoa/Cina, Batik Batang Pesisiran gaya Belanda, Batik Batang pesisiran gaya Islam/Rifa’iyah dan Batik Batang Pesisiran gaya bebas. Batik Batang Pesisiran gaya Tionghoa/Cina contohnya adalah Motif Tiga Negeri, Banji Kotak, Banji Kitir dan Nyah Pratin. Batik Batang Pesisiran gaya Belanda misalnya adalah batik motif buketan dan cerita rakyat Eropa. Batik Batang Pesisiran gaya Islam/ Rifa’iyah contohnya Motif Pelo Ati Ayam, Elawati dan Jeruk No’i.

Source http://oetjoepz.blogspot.co.id/ http://oetjoepz.blogspot.co.id/2012/08/batik-batang.html
Comments
Loading...