Batik Banyuwangi Berlaga di IFW

0 99

Batik Banyuwangi Berlaga di IFW

Batik yang berasal dari Kabupaten Banyuwangi tampil memukau dalam ajang bergengsi, yaitu Indonesia Fashion Week (IFW) yang bertempat di Jakarta Convention Center. ‎Motif batik khas Tanah Blambangan hasil karya para perajin lokal ditampilkan dihadapkandesainer, pelaku industri fashion, dan penggemar mode.  Peragaan busana dihadiri Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) Poppy Dharsono, Putri Indonesia Kezia Waraouw, Duta besar Argentina untuk Indonesia Ricardo Luis Bocalandro, dan para perancang mode Tanah Air. Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengapresiasi langkah Pemkab Banyuwangi mendorong batik lokal tampil di ajang berpengaruh seperti IFW sehingga produkproduk Banyuwangi termasuk batik makin dikenal dan diminati.  Strategi Banyuwangi melibatkan UMKM di ajang nasional seperti ini bisa membuka pasar bagi pelaku UMKM. Di situ memang peran pemerintah membuka jalan bagi perajin lokal agar produknya dikenali dan laris.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, setelah terus dilatih dan dikoneksikan dengan para desainer profesional, kini tiba saatnya perajin batik Banyuwangi lebih menasional dan mengglobal.  Peragaan busana batik Banyuwangi ini dibuka dengan penampilan 50 penari gandrung, tarian khas Banyuwangi. Peragaan bertema Sekar Jagat Banyuwangi tersebut dibuka model yang membawakan kebaya berbalut jarit khas Banyuwangi. Jarit yang ditampilkan mengusung warnawarni glamor. Kain batik dengan warna kuning emas, merah, dan hijau menjadi warna dominan.

Mulai dari busana ready to wear hingga houte couture (adi busana) terlihat cantik dalam paduan batik warnawarna glamor. Desainer Irma Lumiga menambahkan, tema Sekar Jagat Banyuwangi dipilih karena memberi makna keanekaragaman motif batik khas Banyuwangi. Sekar Jagat Banyuwangi ini menggambarkan keindahan dan keanekaragaman potensi yang mengharumkan Bumi Blambangan. Motif Batik Sekar Jagat memiliki aura kewibawaan para pembesar tempo dulu dan para revolusioner pada masa perjuangan Kerajaan Blambangan, cikal bakal Banyuwangi. Menyimpan pesan kearifan lokal masyarakat sebagai warisan luhur yang harus dilestarikan oleh generasi penerus. Sekar Jagat berisikan ajakan membentuk manusia ke arah keteladanan.

Source http://koran-sindo.com/ http://koran-sindo.com/page/news/2017-02-06/5/56/Batik_Banyuwangi_Berlaga_di_IFW
Comments
Loading...