Batik Bantul Usai Penetapan UNESCO

0 76

Batik Bantul Usai Penetapan UNESCO

Batik di Dusun Giriloyo, Desa Wukirsari, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, terus mengalami peningkatkan usai ditetapkan sebagai warisan budaya Indonesia oleh UNESCO pada Oktober 2009.

“Batik di awal tahun 1980an memang belum semuanya bisa menikmati hasil, tapi seiring dengan perkembangan zaman terutama tatkala batik ditetapkan sebagai warisan budaya, tempat kami di Giriloyo itu mengalami meningkatan,” kata Ketua II Paguyuban Batik Giriloyo Nur Ahmadi di Bantul.

Menurut dia, kegiatan membatik di Dusun Giriloyo Wukirsari sudah dimulai sejak 300 tahun lalu atau abad 17 dan dilakukan secara turun temurun, dari yang awalnya dikerjakan beberapa orang, namun saat ini sudah ditekuni ratusan orang warga Giriloyo.

Ia menjelaskan, saat ini kegiatan membatik di Giriloyo selain menjadi kegiatan perekonomian masyarakat juga menjadi daya tarik wisata, apalagi setelah Yogyakarta yang wilayahnya meliputi Bantul ditetapkan sebagai Kota Batik Dunia pada 2014.

Dengan demikian, kata dia, ketika produk kerajinan batik tersebut belum laku, maka ketika ada paket wisata membatik yang ditawarkan paguyuban, mereka bisa mendampingi bagaimana cara membatik bahkan menyediakan jasa kepada pengujung.

Nur Ahmadi mengatakan, saat ini Dusun Giriloyo yang menjadi Kampung Batik Giriloyo ini terdapat sebanyak 12 kelompok pembatik yang bergabung dalam paguyuban batik, pertumbuhan kelompok batik ini menandakan bahwa perajin batik sudah semakin berkembang.

Source https://www.antaranews.com https://www.antaranews.com/berita/746917/begini-kondisi-batik-bantul-usai-penetapan-unesco
Comments
Loading...