Batik Banjar Motif Bunga Tarum dan Ebeg

0 409

Batik Banjar

Kota Banjar terletak di wilayah bagian ujung timur Provinsi Jawa Barat. Banjar memang bukan daerah penghasil batik, tetapi sejak tahun 2011 Kota Banjar mulai memperkenalkan batik motif khas Banjar. Batik Banjar masih tergolong batik baru dan belum terpopuler seperti batik dari daerah di Jawa Barat. Motif Batik Banjar terinspirasi dari budaya lokal Kota Banjar, yaitu motif bunga tarum dan motif ebeg (Kuda Lumping). Dua motif ini merupakan hasil dari Lomba Cipta Motif Batik yang diadakan beberapa bulan sebelumnya di Kota Banjar. Pengembangan batik khas Banjar ini dibiayai oleh Dekranasda Kota Banjar.

Motif Bunga Tarum dan Ebeg

Motif Ebeg terinspirasi dari salah satu bentuk kesenian tradisional khas Kota Banjar yang sudah  berkembang di tengah masyarakat wilayah perbatasan antara wilayah Priangan dengan Banyumas, khususnya Kabupaten Cilacap.

Motif Daun Tarum atau Pohon Tarum menjadi motif khas Banjar, karena pohon jenis ini merambat dan banyak ditemukan di tepi Sungai Citanduy. Dulu pohon tarum yang tumbuh di Banjar, tepatnya di pinggir Sungai Citanduy, berbeda dengan tumbuhan tarum yang ada di daerah lain.

Kalau di Banjar, jenis tanaman tarum tumbuh merambat dan bagian bunganya berukuran kecil. Tarum (dari bahasa Sunda), nila, atau indigo (Indigofera, suku polong-polongan atau Fabaceae) merupakan tumbuhan penghasil warna biru alami. Orang Jawa menyebutnya sebagai tom. Penggunaan zat pewarna pakaian ini terutama dilakukan dalam pembuatan batik atau tenun ikat tradisional dari Nusantara. Dahulu tarum merupakan bagian yang tidak bisa dilepaskan dari kehidupan masyarakat Sunda. Banyak tempat di wilayah Jawa Barat yang dinamai berdasarkan nama tumbuhan ini, seperti Ci Tarum, Kerajaan Taruma, Kota Banjar Pataruman, dan Tarumajaya.

Source Batik Banjar Motif Bunga Tarum dan Ebeg Batik Banjar
Comments
Loading...