Batik Balitar Tembus Pasar Luar Pulau

0 225

Batik Balitar Tembus Pasar Luar Pulau

Batik Balitar dibuat mulai tahun 2007 dan di produksi oleh Nanang Permadi, warga Jalan Borobudur Kelurahan Bendogerit Kota Blitar yang diberi nama Batik Balitar semakin berkembang. Batik produksinya semakin hari semakin dikenal berbagai kalangan. Bahkan sudah dikirim ke berbagai daerah seperti Batam, Kalimantan Timur, dan pulau Sumatra. Sudah hampir 10 tahun, produksi semakin hari semakin berkembang.

Terdapat berbagai macam jenis motif dari Batik Balitar tersebut . Salah satunya adalah Batik Ikan Koi yang menjadi primadona. Dibandingkan dengan motif-motif lainnya seperti Motif Sekarjagat, Motif Grebek Pancasila, dan Motif Gendang Jimbe. Harga satuan kain batik Balitar sendiri dipasarkan mulai dari harga Rp. 120 sampai Rp. 300 perlembarnya. Tergantung teknik produksi dan kerumitan motif. Selain itu bahan baku yang digunakan juga bermacam-macam.

Ada yang menggunakan bahan baku pewarna alami seperti dari berbagai macam dedaunan dan kulit kayu, namun ada juga yang menggunakan bahan kimia. Dalam satu bulan, Nanang dan tiga karyawannya biasanya bisa memproduksi hingga 100 lembar batik. Dengan omset mencapau Rp. 15 juta hingga Rp. 20 juta. Bahan baku untuk membuat batik ini didtangkan langsung dari Solo, karena memang disini belum ada yang menjual untuk kebutuhan produksi dalam jumlah banyak.

Saat ini terus mengembangkan dan memperkenalkan produk Batik khas Kota Blitar tersebut. Terutama untuk warga Kota. Blitar sendiri agar semakin mencintai dan menggunakan produk asli Kota Blitar. Bahkan ia mulai membina beberapa warga disekitar Kelurahan Bendogerit untuk memproduksi batik sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan perekonomian warga.

“Sejauh ini sudah ada 14 produsen batuk khas Kota Blitar yang ada di Kota Blitar. Kedepan kami berharap banyak warga utamanya di Kelurahan Bendogerit yang berminat untuk memproduksi batik agar batik khas Kota Blitar ini semakin terkenal,” pungkasnya.

Source Batik Balitar Tembus Pasar Luar Pulau Batik
Comments
Loading...