Batik Aliran Garis Lurus dari Wonosobo

0 387

Batik Aliran Garis Lurus dari Wonosobo

Seiring dengan perkembangan jaman kreativitas batik seakan tidak ada habisnya untuk dibuat. Perajinnya  selalu mencari capaian-capaian artistis baru untuk menggambari kain menjadi lebih indah. Tepatnya di daerah Kaliwiro, Wonosobo, seorang pengrajin batik mengembangkan bentuk baru motif batik. Dia membatik tanpa lengkung. Bagaimana jadinya?.

Mulyani adalah pengrajin batik asal Desa Lamuk, Kaliwiro, Wonosobo, sudah sejak tiga tahun lalu menyuguhkan warna yang berbeda untuk garapan motif batik; tanpa lengkungan. Batik dengan motif garis lurus ini untuk membuktikan jika garis-garis lurus juga bisa menghasilkan keindahan. Secara makna, ada pesan yang ingin disampaikan tentang ketegasan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. “Biasanya batik kan garisnya melengkung, di sini kami menyajikan batik yang berbeda dengan coretan garis-garis lurus,” tuturnya.

Untuk motif yang dibuat, ia bersama 10 karyawan sudah membuat beragam motif. Di antara yang sudah dibuatnya adalah motif topeng panguripan, tongkeret, bundengan dan lain-lain. Itu pun dengan beraneka variasi. Dalam sehari, dia mampu menghasilkan tiga lembar kain batik berukuran panjang 2 meter. Selain untuk melestarikan budaya, produksi batik juga untuk menyerap tenaga kerja yang ada di sekitar Desa Lamuk. Untuk harga batik tersebut, Mulyani membandrol harga antara Rp. 200 ribu hingga Rp. 500 ribu tergantung tingkat kesulitan. Saat ini, ia mengaku batik tanpa lengkungan ini sudah berkali-kali mengikuti pameran di berbagai daerah.

Source https://news.detik.com/ https://news.detik.com/berita-jawa-tengah/d-3666751/kenalkan-ini-batik-aliran-garis-lurus-dari-wonosobo
Comments
Loading...