Batik Ala Serambi Mekah Aceh

0 30

Berkunjung ke wilayah Aceh tentu orang tak lupa berkunjung ke Mesjid Raya Baiturrahman, mesjid agung yang berdiri kokoh di pusat Kota. Negeri yang berjulukan Serambi Mekah ini memang dikenal sebagai daerah yang kuat dalam memegang prinsip dan ajaran Islam. Namun siapa sangka, Aceh pun dianggap memiliki budaya batik yang hingga kini masih ada dan berkembang.

Meskipun wacana tentang batik Aceh sering menuai pro da kontra Ada pihak yang mengatakan bahwa Aceh memiliki tradisi Batik, namun tidak sedikit yang berujar bahwa di Aceh tidak memiliki tradisi membatik layaknya di Jawa, melainkan hanya tradisi menggunakan batik saja. Alasannya, kata batik sendiri berasal dari bahasa Jawa yakni Amba yang artinya menulis dan kata titik.

Namun, terlepas dari hal itu semua, masyarakat Aceh sendiri hingga saat ini banyak yang menggunakan batik dalam aktivitas dan kehidupannya sehari-hari. Motif dan ciri khas dari batik yang ada di Aceh saat ini jelas berbeda dengan batik di daerah Jawa. Batik Aceh cenderung berani menggunakan warna terang seperti warna pelangi (merah, kuning, hijau dan merah muda).

Dari sisi motif, batik Aceh umumnya mengambil unsur alam dan budaya dengan menggunakan warna-warna cerah tadi. Hal inilah yang memberikan kesan glamor pada batik ini. Disamping itu, batik Aceh ternyata memiliki muatan yang sarat dengan falsafah hidup orang Aceh itu sendiri. Misalnya yang paling terkenal adalah motif batik pintu, yang menunjukkan ukuran tinggi pintu, pintu yang rendah merupakan perlambang kepribadian orang Aceh yang tidak mudah terbuka untuk orang asing, namun akan menjadi baik bila sudah saling mengenal layaknya saudara kandung.

Kemudian ada pula motif tolak angin yang ditandai dengan banyaknya ventilasi di rumah adat. Motif ini menjadi tanda bahwa masyarakat Aceh sendiri cenderung menerima adanya perbedaan. Selain itu ada pula motif batik bunga jeumpa-bunga kantil- yang diambil menjadi motif lantaran bentuknya yang indah, motif Gayo yang terdiri dari garis dan titik yang berada di tengah serta motif rencong yang merupakan senjata asli orang Aceh itu sendiri.

Begitu kuatnya pengaruh islam di negeri, sehingga mampu memberikan ragam corak juga pada batiknya seperti hiasan yang berbentuk, sulur, melingkar dan garis. Begitu beragamnya motif di wilayah ini hingga sangat perlu dilestarikan dan terus dikembangkan agar batik di Aceh tidak hilang dimakan zaman. Oh ya satu lagi, salah satu wilayah sentra batik di Aceh sendiri yakni di Meunasah Mayang, Aceh Besar. Bila suatu saat rekan-rekan berkunjung ke Aceh, jangan lupa menyempatkan ke daerah ini ya, berbagai produk batik Aceh tentunya tersedia lengkap pula di sini.

Source http://www.medogh.com http://www.medogh.com/blog/artikel-batik/batik-ala-serambi-mekah-aceh/
Comments
Loading...