Banyuwangi Gelar Lomba Desain Motif Batik Baru

0 157

Banyuwangi Gelar Lomba Desain Motif Batik Baru

Kabupaten Banyuwangi terus mengembangkan industri batik daerah. Salah satu caranya lewat lomba desain motif baru yang menjadi rangkaian Banyuwangi Batik Festival 2015. Lomba yang sudah dilakukan secara konsisten sejak tahun 2011 berhasil memperkaya khazanah batik daerah. Jika dulu Banyuwangi hanya punya 22 motif, sekarang jumlahnya bertambah menjadi  52 motif batik. Salah satu dewan juri lomba desain motif batik 2015 dari Balai Besar Kerajinan dan Batik, Kementrian Perindustrian di Yogyakarta, Masiswo mengatakan menciptakan desain motif batik baru merupakan salah satu cara untuk memicu pasar baru ataupun memperluas pasar yang sudah ada.

Untuk menciptakan motif baru, perajin batik bisa mengembangkan ide dari motif yang sudah ada maupun menciptakan desain yang benar-benar orisinil. Kreatifitas dalam desain motif dibolehkan asal tetap mengakomodir kekhasan daerah. Masiswo sendiri telah menjadi juri di lomba desain motif batik sejak tahun 2014 lalu. Menurutnya desain Motif Batik Banyuwangi yang selama ini masuk penilaian cukup beragam dan kreatif. “Dari yang saya nilai ini, motif yang ditampilkan para peserta sudah bagus dan kreasinya cukup kreatif. Apalagi banyak yang menampilkan kekhassan Banyuwangi,” kata Masiswo.

Tahun ini ada 400 desain yang masuk dan tersaring 28 desain untuk penilaian lanjutan dari kategori pelajar dan umum. Nantinya masing-masing kategori akan dipilih 3 orang pemenang. Satu hal yang harus diperhatikan oleh para peserta desain motif batik, yakni cara menuangkan gambar ke atas kain harus sesuai dengan pakem pembuatan batik yakni dengan menggunakan canting tulis atau canting cap dan malam sebagai pewarnaan. Sebab selain cara itu tidak bisa dikatakan sebagai kerajinan batik.

Kepala Disperindagtam Hary Cahyo Purnomo mengatakan, konsistensi pemerintah daerah menggelar lomba desain Motif Batik Banyuwangi sebagai upaya untuk menambah keragaman batik daerah. Selama ini Batik Banyuwangi yang sangat umum diproduksi masih beberapa motif saja seperti Gadjah Oling dan Kangkung Setingkes. “Kami ingin batik Banyuwangi bisa lebih beragam. Ini juga untuk meningkatkan daya saing batik kita dengan daerah lain. Setiap tahun, batik festival menampilkan tematik yang berbeda. Tahun ini kami mengangkat motif paras gempal,” kata Hary.

Setiap desain motif batik yang keluar sebagai pemenang, akan difasilitasi untuk pengurusan hak atas kekayaan intelektual (Haki). Namun sampai saat ini, belum ada yang mengajukan pengurusan HAKI desain motif batik baru kepihaknya.

Source Banyuwangi Gelar Lomba Desain Motif Batik Baru Batik
Comments
Loading...