Bangkitnya Kampung Batik, Sentra Pemasaran Batik di Semarang

0 145

Bangkitnya Kampung Batik, Sentra Pemasaran Batik di Semarang

Akhir pekan biasanya menjadi waktu terbaik untuk bersantai, atau sesekali berkunjung ke tempat wisata bersama keluarga. Dan, bicara tentang tempat wisata, Semarang memiliki destinasi yang cukup menarik yaitu Kampung Batik, atau lebih tepatnya di Kelurahan Rejomulyo, Semarang Timur, Jawa Tengah. Kampung Batik Semarang sudah dikenal sejak zaman Hindia-Belanda, dan sempat mengalami kebakaran pada saat terjadi Pertempuran Lima Hari yang mengakibatkan luluh lantaknya beberapa sisi kampung tersebut. Akibat peristiwa itu Kampung Batik perlahan redup, hingga pada 2006 lalu mulai terlihat lagi pesonanya.

Kali pertama tiba di Kampung Batik, pengunjung akan disuguhi berbagai macam mural yang menghiasi sejumlah sudut dinding kampungan tersebut. Coraknya sungguh artistik, ada yang bercerita tentang wayang, legenda, maupun sejarah Semarang. Tidak hanya menjual kain, namun Kampung Batik juga menjajakan aksesoris seperti kalung, gelang, atau tas. Lebih dari itu, selain berbelanja, pengunjung juga dapat mengikuti kelas membatik di sana.

Salah satu tokoh di Kampung Batik, Tri Utomo yang juga pemilik Butik Ngesti Pandowo mengungkapakan bahwa masyarakat Kampung Batik sengaja didorong untuk kembali mengangkat batik, dan lambat laun didirikanlah sejumlah butik batik di kampung itu.

Mendengar Pelanggan

Langkah pertama yang Tri tekankan soal pemasaran batik di Kampung Batik adalah keyakinan bahwa batiknya laku untuk dijual. Ia juga terbuka dengan masukan dari pelanggan.Srategi pemasaran yang Tri lakukan didapat dari hasil belajarnya dengan mengamati minimarket. 

Bagi Tri Utomo, dalam penjualan batik memang perlu sedikit mengubah cara pandang bahwa pembeli adalah raja, tetapi raja itu perlu dilayani.  

Source http://www.aslo.co/ http://www.aslo.co/bangkitnya-kampung-batik-sentra-pemasaran-batik-di-semarang/
Comments
Loading...