Balutan Batik di Ajang Sport Fashion Week 2016

0 70

Balutan Batik di Ajang Sport Fashion Week 2016

Rangkaian kegiatan Sports Fashion Week 2016 di Jakarta kemarin mengusung sejumlah karya desainer. Perancang Poppy Darsono turut serta menampilkan koleksi batik Pekalongan. Rangcangan Poppy menampilkan gaya resor dengan balutan kain panjang di tubuh model. Desain khas kain batik Pekalongan yang dibuat di Sragen. Sedangkan perancang Corrie Kastubi menampilkan gaya sportswear yang mengombinasikan kain pabrikan. Contohnya, kain spandex, parachute, dan velvet. Tak ketinggalan pula kain tradisional seperti tapis Lampung, tenun Sengkang, tenun Makassar, tenun NTT dan tenun Sijunjung dari Sumatera Barat.

Lain pula dengan desainer Handy Hartono. Karyanya mengombinasikan katun pabrikan yang diproses dengan teknik jumputan dan shibori. Rancangan dikombinasikan dengan batik. Selain itu, pengunjung dapat menyaksikan Indonesian Sports and Resort Fashion Highlight oleh 72 desainer dengan tema Fashion. Masih ada pula Music and Dance Collaboration and Fit and Happy Fashion Choreography by Ari Tulang. Sementara menrut koordinator Indonesia Sport Fashion Week 2016, Corrie Kastubi, salah satu ide diselenggarakannya kegiatan tersebut agar meramaikan geliat olah raga ini. “Mendukung kreativitas yang dapat menumbuhkan nilai ekonomi dimasyarakat,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Indonesia menjadi tuan rumah TAFISA Games 2016. The Association For International Sport for All (TAFISA) itu merupakan olah raga dunia bagi permainan tradisional. Dinaungi oleh UNESCO dan International Olympic Committee (IOC). Kota Jakarta menjadi tuan rumah dalam acara TAFISA Games 2016 yang akan diselenggarakan di Ancol serta Taman Mini. Sebagai tuan rumah, serangkaian acara menarik disuguhkan dalam TAFISA Games 2016. Termasuk Indonesia Sport Fashion Week tersebut. Dijelaskanya,era kebangkitan Active Wear dimulai sejak tumbuhnya kesadaran masyarakat terhadap kebugaran. Seiring dengan aktivitas warga yang meningkat kemudian berkembang pula olah raga baru serta masuknya berbagai permainan tradisional.

Menjadi aktivitas rutin dan pada akhirnya juga diperlombakan. Pergerakan ini lalu digenapi pula oleh para ahli dibidang kreatif melalui revolusi dalam bidang desain. Sejak saat itu, bukan hanya bentuk dan rupa active wear yang berubah, namun para ahli telah membuat berbagai terobosan. Termasuk bentuk dan rupa desain baru active wear. Upayanya untuk menarik perhatian konsumen maupun pengguna active wear, brand besar dalam sport and active wear juga melakukan kolaborasi dengan desainer mode Indonesia. Sedangkan pada lini ritel, para pemilik brand ready to wear sejak beberapa tahun silam memiliki divisi untuk active wear dalam naungan brand mereka.

Source https://indopos.co.id https://indopos.co.id/read/2016/10/11/53643/balutan-batik-di-ajang-sport-fashion-week-2016
Comments
Loading...