Bajaj Motif Batik Resmi Beroperasi di Tuban

0 87

Bajaj Motif Batik Resmi Beroperasi di Tuban

Bajaj resmi beroperasi di Tuban. Kendaraan dari India itu akan memudahkan masyarakat yang butuh akses di jalur khusus. Sebab, kendaraan roda tiga tersebut tanpa trayek.

Bupati Tuban, Fathul Huda mengatakan kehadiran bajaj ini diharap akan memudahkan masyarakat yang ingin ke daerah tertentu yang tidak dilewati trayek angkutan umum. Misalnya warga yang mau ke perumahan.

Maka sopir bajaj siap mengantar warga tersebut. “Bajaj bisa masuk ke pedesaan maupun perumahan,” ujar Fathul. Namun, ada larangan jalan yang tidak boleh diabaikan oleh sopir kendaraan bermotif batik tersebut.

Misalnya, melewati rute becak di sekitar Sunan Bonang. Bajaj juga tidak boleh mangkal atau mengambil penumpang angkutan kota. “Ada larangan yang tidak boleh diabaikan terkait jalan atau jalur,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Tuban, Muji Slamet mengatakan angkutan non trayek ini bisa mengantar penumpang di daerah tertentu.

Sopir bajaj boleh menjemput penumpang yang menghubunginya. Termasuk menjemput penumpang di pasar baru Tuban. “Kalau menjemput boleh, tapi harus di dalam. Yang tidak dibolehkan itu adalah mangkal,” kata Muji.

Berapa tarif atau ongkos untuk menumpang kendaraan dari India tersebut. Direktur utama PT Ronggolawe Sukses Mandiri, Hadi Karyono Soemodinoto mengatakan tarif bajaj sebesar Rp 6.000 untuk sekali naik.

Namun, tarif juga diatur berdasar jarak yang ditempuh. “Sekali naik sebesar Rp 6.000. Itu untuk jarak 1 kilometer (KM). Lebih dari 1 KM, maka ada tarif lagi,” ujar Hadi.

Source http://suryamalang.tribunnews.com http://suryamalang.tribunnews.com/2018/07/27/bajaj-motif-batik-resmi-beroperasi-sebagai-kendaraan-transportasi-umum-di-tuban?page=2
Comments
Loading...