Bahan Pewarna Alami Batik dari Kulit Secang

0 132

Bahan Pewarna Alami Batik dari Kulit Secang

Batik merupakan salah satu budaya khas Indonesia yang sudah sejak jaman dahulu. Dan mereka membuatnya dengan kreativitas yang mungkin sekarang akan sulit dibayangkan. Karena dengan peralatan dan bahan yang masih tradisional, mereka sanggup membuat sebuah karya yang sangat indah.

Pada umumnya, dalam pembuatan batik. Dahulu kala nenek moyang kita masih menggunakan bahan pewarna alami untuk batik yang mereka hasilkan tanpa menggunakan bahan pewarna sintesis seperti yang banyak digunakan di masa sekarang.

Bahan pewarna alami ini juga tidak bisa disandingkan dengan pewarna sintesis. Baik itu dari sisi kualitas maupun sisi naturalnya. Karena bahan pewarna alami sangat ramah lingkungan. Salah satunya adalah kulit secang.

Secang juga masuk ke dalam keluarga polong-polongan. Kulit pohonnya dapat diolah menjadi bahan pembuatan minuman penyegar. Di tiap daerah dan negara, secang mempunyai nama yang berbeda. seperti seupeueng (Aceh), sepang (Gayo), sopang (Toba), lacang (Minangkabau), secang (Sunda), secang (Jawa), secang (Madura), sepang (Sasak), supa (Bima), sepel (Timor), hape (Sawu), hong (Alor), sepe (Roti), sema (Manado), dolo (Bare), sapang (Makasar), sepang (Bugis), sepen (Halmahera selatan), savala (Halmahera Utara), sungiang (Ternate), roro (Tidore), sappanwood (Inggris), dan suou (Jepang).Selain dijadikan bahan minuman, kulit kayu secang juga dapat digunakan sebagai warna alami batik yang menghasilkan warna merah.

Source https://goresancanting.blogspot.com/ https://goresancanting.blogspot.com/2015/08/macam-macam-bahan-alami-pewarna-batik.html
Comments
Loading...