Bahan Pewarna Alam Buat Batik

0 64

Bahan Pewarna Alam Buat Batik

Bahan Pewarna alami untuk batik tulis kerap kali membuat orang bingung bahan apa saja tanaman di sekitar kita yang dapat digunakan untuk mewarnai batik tulis

Pewarnaan pada batik menjadi salah satu unsur penting dalam menciptakan karya seni batik yang indah. Tak sulit menemukan bahan pewarna batik karena dengan mudahnya kita akan mendapatkannya di toko-toko yang menjual bahan dan alat-alat keperluan membatik.

Namun terkadang di dalam proses pewarnaan kain batik, banyak pengrajin batik yang belum mengolah limbahnya secara benar. Air bekas cucian yang bercampur dengan bahan-bahan kimia termasuk juga bahan pewarna batik, dialirkan begitu saja ke selokan, yang akhirnya meleber ke tengah jalan. Bahkan ada juga yang mengalirkannya langsung ke sungai.

Untuk memperkecil resiko yang ditimbulkan dari limbah batik, penggunaan bahan pewarna alami batik mungkin bisa menjadi salah satu pilihan. Selain lebih ramah lingkungan, dengan menggunakan bahan pewarna alami juga dapat menghasilkan warna-warna batik klasik yang alami.

Bahan pewarna alami batik bisa didapat dari bahan tumbuh-tumbuhan yang di ekstrak. Bahan tersebut bisa berasal dari akar, batang, kulit, daun, bunga maupun buahnya. Dari bahan-bahan tersebut akan dihasilkan warna-warna yang beragam meski tidak selengkap bila menggunakan zat pewarna batik kimia.

Ada banyak sekali bahan pewarna alami untuk batik yang bisa digunakan. Berikut ini beberapa contoh bahan-bahan alami yang dapat dijadikan sebagai bahan pewarna batik alami.

Daun Teh
Bagian daun teh yang sudah tua juga bisa dimanfaatkan untuk membuat zat pewarna alami batik. Bagian daun teh ini setelah diolah akan menghasilkan warna cokelat.

Daun Alpukat
Selain buahnya, daun alpukat bisa juga dimanfaatkan sebagai pilihan lain bahan pewarna batik alami yang dapat menghasilkan warna hijau kecokelatan pada batik.

Daun Jati
Daun jati juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan pewarna alami batik. Yang digunakan adalah daun jati yang masih muda. Daun muda inilah yang dapat menghasilkan warna merah kecokelatan pada batik.

Indigo/ Tarum/ Nila
Tarum biasa digunakan sebagai pewarna kain yang dapat menghasilkan warna biru.

Kulit Pohon dan Daun Mangga
Kulit kayu dan daun pohon mangga dapat menghasilkan warna hijau alami pada batik.

Akar Pace/ Mengkudu
Bagian yang dapat dijadikan sebagai pewarna alami batik adalah akarnya. Akar mengkudu akan menghasilkan warna merah.

Daun Andong
Andong mempunyai daun tunggal dengan warna hijau dan merah kecokelatan. Dari daun inilah yang dapat menghasilkan warna hijau ketika diolah menjadi bahan alami batik.

Kelapa
Untuk pembuatan bahan pewarna alami batik, yang digunakan adalah sabutnya, yang merupakan kulit terluar dari buah kelapa. Warna yang dihasilkan dari sabut kelapa adalah warna krem kecokelatan.

Putri Malu
Bagian yang bisa digunakan sebagai bahan pewarna alami adalah bunga dan daun. Bagian ini akan menghasilkan warna kuning kehijau-hijauan.

Kulit Secang
Selain dijadikan bahan minuman, kulit kayu secang juga dapat digunakan sebagai warna alami batik yang menghasilkan warna merah.

Kunyit

Kunyit juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan pewarna alami batik. Bagian tanaman yang digunakan adalah umbinya yang akan menghasilkan warna kuning.

Bawang Merah
Selain bisa dimanfaatkan sebagai bumbu masak, bawang merah juga bisa digunakan untuk bahan pewarna alami batik. Bahan yang dapat diambil adalah bagian kulit yang dapat menghasilkan warna jingga kecokelatan.

Source http://batik.or.id/ http://batik.or.id/bahan-pewarna-alam-buat-batik/
Comments
Loading...