Awal Mula Tradisi Membatik Di Girilayu

0 31

Awal Mula Tradisi Membatik Di Girilayu

Asal mula Batik yang ada di Girilayu berasal dari Kerajaan Mangkunegaran. Baik dari segi motif (motif pakem) maupun sisi komersialnya tidak dapat dipisahkan dari sejarah kerajaan Mangkunegaran. Keberadaan mula-mula batik didalam kerajaan atau keraton hanya merupakan kerja sambilan bagi putri keraton yang nantinya akan dipersembahkan untuk kekasihnya, juga untuk kepentingan (pakaian) raja dan para kerabat keraton. Raja hanya memilih orang-orang pandai membatik yang dikhususkan berdiam di keraton untuk membuat kain batik. Oleh karena raja dan seluruh kerabat keraton memerlukan kain batik, maka raja mengutus para lurah mencari daerah penghasil batik.

Batik Girilayu mempunyai kesamaan dengan corak batik dari Kota Surakarta, hal itu tidak bisa dilepaskan dengan ikatan historis bahwa Girilayu sangat dekat dengan keraton Mangkunegaran yang mempunyai pemakaman raja-raja Mangkunegaran di Girilayu. Astana Mangadeg di Girilayu, merupakan tempat pemakaman raja Mangkunegaran, disana terdapat makam raden mas Said atau masyarakat lebih mengenal dengan pangeran Sambernyowo, untuk berziarah ke makam tersebut peziarah dianjurkan mengunakan kain batik dalam mengunjungi makam sesuai dengan tradisi keraton. Hal itu juga merupakan satu contoh aspek kemiripan corak batik Girilayu dengan batik Surakarta.

Daerah Girilayu sebagai wilayah yang menghasilkan batik-batik yang bisa diterima oleh masyarakat luas tidak serta merta menjadi wilayah industri batik besar. Pembatik Girilayu tidak banyak yang mencoba mengembangkan seni kerajinan batik sebagai industri, mereka semua hanya menjadi pengrajin dan tidak ada pengusaha, jadi mereka menggantungkan kepada para pengusaha batik dari luar daerah. Dapat disebut mereka hanya melakukan pelayanan jasa. Kurangnya antusiasme juga menjadi penghambat perkembangan Batik Girilayu.

Source http://abstrak.ta.uns.ac.id/wisuda/upload/C0508018_bab1.pdf
Comments
Loading...