Asal Usul Batik Parang

0 409

Asal Usul Batik Parang

Saat mendengar nama Batik “Parang”, yang terbesit di benak kita adalah senjata parang. Apalagi kalau diperhatikan, ada sedikit kemiripan antara senjata parang dengan bentuk huruf S yang ada pada Motif Batik Parang. Batik Parang Rusak yang merupakan Batik Parang Pionir yang diciptakan oleh seorang raja pendiri Mataram yang berkuasa pada abad ke 16.

Namanya adalah Danang Sutawijaya, yang bergelar Panembahan Senopati ing Alaga Sayidin Panatagama Khalifatullah Tanah Jawa yang mana artinya adalah Panglima Perang dan Ulama Pengatur Kehidupan Beragama di tanah Jawa. Beliau merupakan raja pertama Kesultanan Mataram dan sekaligus pendirinya. Pada suatu hari, Raja Danang Sutawijaya sedang melakukan meditasi di Pantai Selatan. Disana beliau memperhatikan ombak yang bergulung dengan hebat datang silir berganti, menyapu pantai dan merusak karang yang ditabraknya. Kekuatan ombak inilah yang menjadi inspriasi raja Sutawijaya dalam menciptakan Motif Parang Rusak.

Bentuk huruf S atau disebut juga sebagai Gareng (lengkungan) pada Batik Parang melambangkan ombak yang menerpa karang dengan keras dan hebat. Sedangkan bentuk segi empat yang berada diantara dua alur motif S, disebut juga dengan Mlinjon (bentuk belah ketupat) melambangkan lubang-lubang yang terbentuk pada karang akibat terpaan ombak. Kedua motif inilah yang menjadi bentuk utama yang harus ada pada sebuah Batik Parang. Kata Parang sendiri merupakan turunan kata pereng, yang artinya tebing. Tebing yang dimaksud adalah tempat dimana raja Sutawijaya bertapa dan mendapatkan inspirasi untuk menciptakan Batik Parang. Kata pereng ini juga dekat maknanya dengan kata lereng, dimana lereng adalah suatu medan atau daerah yang permukaan tanahnya atau letaknya miring, persis dengan bentuk Motif Parang.

Ternyata Batik Parang itu berbeda dengan batik Lereng. Walaupun, batik Parang termasuk kedalam kategori Batik Lerengan (batik yang motifnya cenderung diagonal), tapi mereka berbeda. Mereka sama-sama miring. Namun perbedaannya terletak pada ada atau tidaknya mlinjon pada motifnya. Sehingga apabila anda bisa menemukan mlinjon pada motif batik Lerengan, maka pasti itu adalah Batik Parang.

Jadi apakah Motif Batik Parang adalah batik bermotif senjata Parang? Kalau dilihat dari asal usulnya memang tidak. Senjata parang bukanlah inspirasi dari terciptanya motif ini. Ombaklah yang menjadi inspirasi lengkungan pada Batik Parang. Namun karena nama dan bentuknya yang juga memiliki kesamaan dengan senjata parang, maka pandangan tentang Motif Parang turut bergeser sesuai perkembangan jaman. Persepsi ini lalu melahirkan makna baru untuk Batik Parang. Sehingga senjata parang bisa dibilang, juga merupakan motif yang terlukis pada Batik Parang walaupun bukan yang mempelopori.

Source https://www.pemoeda.co.id/batik https://www.pemoeda.co.id/blog/batik-parang https://id.wikipedia.org/wiki/Sutawijaya
Comments
Loading...