Asal Mula Batik Indramayu dan Latar Belakangnya

0 59

Asal Mula Batik Indramayu dan Latar Belakangnya

Secara geografis Kabupaten Indramayu merupakan daerah pesisir pantai yang berbatasan dengan laut Jawa di sebelah utara dan timur. Kota yang bersebalahan dengan Indramayu adalah Cirebon, Majalengka, dan Sumedang. Di sebelah barat berbatasan dengan Subang. Batas dari daerah Jawa dan Sunda sulit ditentukan secara tepat, tetapi garis batas itu dapat digambarkan sekitar sungai Citanduy dan sungai Cijulang di sebelah selatan, dan kota Indramayu di sebelah utara. Kabupaten Indramayu adalah daerah pesisir yang punya warisan kekayaan budaya.

Indramayu, sama halnya dengan Cirebon pernah menjadi pelabuhan perdagangan internasional. Indramayu dan Cirebon memiliki kedekatan sebagai wilayah pesisir pantai yang memiliki hubungan kebudayaan dan persaudaraan yang kuat. Dengan demikian maka ada beberapa batik yang sebenarnya mempunyai kemiripan/kesamaan atau memiliki penafsiran yang sama, misalnya pada motif batik Kapal Kandas yang melambangkan kematangan dan kedewasaan.

Penggambaran motif batik burung yang dilatar belakangi oleh kebudayaan Cina seperti yang terdapat di kota Cirebon, yang memang juga ditemukan di kota Indramayu. Adanya Batik Indramayu diperkirakan mulai pada masa kerajaan Islam Demak (1527 -1650) dimana banyak perajin batik tulis dari Lasem hijrah ke kota Indramayu, bersamaan dengan penyebaran pengaruh kerajaan Islam Demak yang berlatar belakang politis dan perdagangan.

Pusat batik Kota Indramayu bisa dijumpai di dua kecamatan, yaitu kecamatan Indramayu, desa Paoman dan desa Pabean Udik, sedangkan di wilayah kecamatan Sindang, desa Penganjang, desa terusan, dan desa Babadan. Karena jarak satu desa dengan desa lainnya tidak terlalu jauh sehingga dijadikan sentra kerajinan Batik Indramayu.

Adanya pengaruh budaya luar sangat kental member pengaruh dalam pemberian motif batik Indramayu dimana pada awalnya dibuat oleh saudara-saudara kita keturunan Cina. Orang-orang Indramayu sangat terbuka dalam menerima pengaruh kebudayaan dari luar dengan bersikap luwes meskipun tetap menyesuaikan dengan nilai-nilai budaya lokal mereka.

Selain dipengaruhi oleh budaya Cina yang kuat, batik indramayu juga dipengaruhi unsur bidaya Islam yang bisa dilihat pada beberapa corak batik Indramayu, antara lain corak batik kaligrafi dan Sawat yang bentuk motifnya juga dipengaruhi campuran budaya Hindu-Jawa. Beberapa pola geometris juga menunjukkan secara gamblang bahwa terjadi akulturasi budaya Cina dan Islam pada Motif Batik Si Juring (motif geometris yang berulang), Motif Batik Pintu Raja, dan Motif Batik Kembang Kapas.

Source http://sepatuonline.tokoonlineshop.com/ http://sepatuonline.tokoonlineshop.com/?p=200
Comments
Loading...