Angkat Pamor Batik Gebleg Renteng

0 28

Angkat Pamor Batik Gebleg Renteng

Tidak hanya mengejar popularitas semata, Rizeki Sinawang, ini ingin mengangkat pamor kain batik gebleg renteng khas Kulonprogo. Itu akan dia lakukan pada ajang pemilihan duta batik tingkat nasional yang dilsenggarakan Kementrian Pariwisata RI bekerjasama dengan UNESCO di Jakarta dalam waktu dekat ini.

Gadis dengan tinggi badan 178 cm ini putri kedua pasangan Yuliani dan Kartolo, warga Sentolo Lor, Kulonprogo. Ia bertekad mengharumkan nama Kulonprogo dan DIJ dalam ajang yang akan digelar di Gedung Galeri Indonesia Kementrian Pariwisata RI Jakarta.

“Saya akan mengenakan batik gebleg renteng dalam ajang itu, besok saya sudah harus berangkat ke Jakarta untuk mengikuti karantina,” ucap alumnus SMK N 4 Jogjakarta Jurusan Kecantikan.

Dijelaskan,d ia harus bersaing dengan 200 peserta dari seluruh Indonesia. Lolos pada babak semi final dengan peserta 48 pasang, kini dia maju di babak final dengan peserta 28 pasang duta batik. “Saya wakil dari DIJ untuk peserta putri. Pasangan saya dari Sleman. Dalam ajang ini kami tidak hanya dituntut bisa memperagakan busana batik, tetapi juga harus tahu filosofi dan teknik pembuatannya,” jelasnya.

Terkait penilaian, lanjutnya, juara favorit akan ditentukan melalui poling sms dan instagram. Adapun juara I, II dan III akan ditentukan dengan penjurian. “Saya sudah melakukan persiapan, khususnya persiapan mental. Saya ikut ajang ini untuk mencari pengalaman, pengetahuan seluas-luasnya,” lanjutnya.

Ditambahkan, selama ini dirinya memang sudah tertarik dengan batik, di rumah juga sering membantu ibunya menjahit kain batik untuk dijadikan pakaian. Menurutnya, menjahit batik tidak semudah menjahit kain pada umumnya, karena juga harus memadukan motif sehingga selaras dan luwes dikenakan.

“Saya ikut ajang ini juga untuk pembuktian bahwa lulusan SMK bisa berprestasi, percaya diri, dan tidak takut gagal. Karena kontestan lain semuanya lulusan sarjana bahkan lulusan universtias dari luar negeri,” ujar gadis kelahiran 31 Oktober 1996 ini.

Mantan Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo mengaku bangga dengan prestasi Nawang panggilan akrab Rizeki Sinawang. “Saya bersyukur karena adik kita ini telah membawa nama baik Kulonprogo dan DIJ, saya berpesan jangan hanya berlomba menjadi peserta mengandalkan penampilan, tetapi juga harus memiliki makna besar, membawa produk lokal dan bisa mandiri,” ujarnya.

Source https://radarjogja.co https://radarjogja.co/2016/09/26/angkat-pamor-batik-gebleg-renteng/
Comments
Loading...