Allusan Batik dan Volva Indonesia dari Sleman Raih Penghargaan Produktivitas Paramakarya 2015

0 27

Allusan Batik dan Volva Indonesia dari Sleman Raih Penghargaan Produktivitas Paramakarya 2015

PT Allusan Batik dan CV Volva Indonesia dari Kabupaten Sleman berhasil meraih penghargaan produktivitas Paramakarya tahun 2015 dari Presiden Joko Widodo. Paramakarya merupakan penghargaan pemerintah tertinggi kepada perusahaan yang telah berhasil menunjukkan kinerja terbaiknya selama beberapa tahun terakhir.

Menteri Ketenagakerjaan, M. Hanif Dhakiri, mengatakan, sejumlah 22 perusahaan peraih penghargaan memiliki produktivitas tinggi, dengan kinerja yang baik dan selalu memperbaiki kinerjanya ke arah yang lebih baik, sehingga siap berkompetensi dalam era globalisasi.

“Penghargaan Paramakarya ini diberikan kepada dunia usaha yang telah berhasil meningkatkan dan mempertahankan tingkat produktivitasnya minimal selama 3 tahun berturut-turut,” ujar Menaker Hanif, dirilis Sekretariat Kabinet.

PT Allusan Batik dan CV Volva Indonesia termasuk dalam 11 perusahaan menengah yang mendapat penghargaan Paramakarya 2015, bersama PT Mega Global Food Industry (Jawa Timur), PT Dimembe Nyiur Agripo (Sulawesi Utara), PT Bali Tangi (Bali).

Selain itu, PT Lambang Jaya (Lampung), CV Batik Semarang 16 (Jawa Tengah), CV Tria Rumah Busana (Sumatera Selatan), PT Busur Inti Indo Panah (Sumatera Utara), Tenun Siak Wan Fitri (Riau), serta PR Kharisma Rotan Mandiri (Jawa Tengah).

Sementara 11 perusahaan kecil yang mendapat penghargaan adalah UD Ulle Karang (Aceh), Serba Susu (Jawa Barat), Kokoci (Sumatra Barat), Dalang Collection (Riau),Pia Saronde (Gorontalo), Kioski Gallery (Bali), UD Kreasi Lutvi (Sumatra Utara), CV Deschino Sport (Jakarta), PT Batik Banten Mukamas (Banten), UD Pelangi Indonesia (Jawa Timur), dan Lestari Indah (Kalimantan Tengah).

“Pemerintah memberikan penghargaan kepada dunia usaha untuk memacu mereka agar tetap mempertahankan tingkat produktivitas yang telah dicapai, dan kemudian terus ditingkatkan melalui penerapan alat, teknik, dan metode peningkatan produktivitas,” tutur Hanif.

Presiden Joko Widodo berkesempatan menyerahkan penghargaan produktivitas Paramakarya tahun 2015, di Istana Negara, Jakarta.

Batik dan Jamur

PT Allusan Batik memproduksi batik handmade dan beralamat di Jodag RT 02 RW 11 Sumberadi, Mlati, Sleman. Sementara CV Volva Indonesia bergerak di bidang usaha budidaya jamur, meliputi pembibitan jamur, penanaman, panen, pascapanen, konsultasi, dan pelatihan. Volva beralamat di Pandowoharjo, Sleman.

Batik memang berkembang pesat di Daerah Istimewa Yogyakarta. Dewan Kerajinan Dunia (World Craft Council/WCC) menobatkan DIY sebagai Kota Batik Dunia, di Dongyang, Tingkok.

Di sisi lain, budidaya jamur juga mulai diminati di DIY. Berbagai varian kuliner berbahan jamur bermunculan di pasar, menandakan bahwa komoditas jamur kini telah familier.

Source https://jogjadaily.com https://jogjadaily.com/2015/11/allusan-batik-dan-volva-indonesia-dari-sleman-raih-penghargaan-produktivitas-paramakarya-2015/
Comments
Loading...