Alat Untuk Membatik : Meja, Taplak, dan Bandul

0 790

Pembatik yang umumnya adalah kaum wanita, ketika sedang melakukan proses membatik manual (batik tulis) memerlukan beberapa alat seperti canthing, gawangan, dhingklik, anglo, wajan kecil, dan sebagainya. Jika pada edisi sebelumnya sedikit banyak sudah diuraikan bab alat canthing, maka pada edisi kali ini mencoba membahas seputar alat membatik lain berupa meja atau kemplongan, taplak, dan bandul. Ketiga alat ini termasuk juga penting keberadaannya dan harus ada saat sedang melakukan kegiatan membatik.

 

Meja Kayu atau Kemplongan

Proses batik dilakukan diatas meja kayu. Meja kayu digunakan sebagai alas untuk menggambar pola motif pada kain batik. Selain itu juga dapat digunakan untuk meluruskan atau meratakan permukaan kain yang kusut sebelum proses batik membatik dilakukan.

Kemplongan terbuat dari kayu yang bentuk layaknya meja. Kemplongan ini terdiri dari kayu, penggilasan kayu dan palu.

 

 

 

Taplak

Taplak  digunakan oleh para pengrajin batik sebagai alas ketika proses membatik dengan canting. Taplak diletakkan antara paha dan kain dengan tujuan  melidungi paha atau kaki pengrajin batik dari tetesan lilin batik yang masih panas.

Taplak yang digunakan tidak membutuhkan kain yang bagus, yang terpenting dapat melindungi kaki/paha pembatik. Semakin tebal kain taplak maka akan semakin bagus karena panasnya cairan lilin batik tidak bisa nembus sampai kaki. Selain itu taplak juga dapat menjaga kebersihan pakaian yang dipakai saat proses membatik.

 

 

 

Bandul

Bandul merupakan alat pemberat yang digunakan sebagai penahan kain batik supaya kain tidak mudah bergeser saat sedang melukis dengan lilin batik.

Bandul ini dapat terbuat dari besi, kayu atau apa saja yang digunakan sebagai pemberat.

Source Alat Untuk Membatik : Meja, Taplak, dan Bandul Alat Membatik
Comments
Loading...