Alat Untuk Membatik: Canting

0 352

Canting

Nama canting berasal dari Bahasa Jawa merupakan sebuah alat yang digunakan untuk mengambil lilin batik atau malam yang telah dilelehkan. Canting terbuat dari tembaga dan kayu atau bambu. Tembaga ini yang befungsi sebagai penampung lilin cari. Canting merupakan alat batik yang berfungsi untuk melukis motif batik menggunakan malam.

Tembaga dipilih karena penghantar panas yang baik sehingga saat mengambil lilin cair yang panas tidak cepat dingin atau beku. Untuk pegangan atau gagang terbuat dari kayu/bambu supaya tidak panas ketika digunakan untuk membatik. Canting batik terdiri dari tiga bagian utama yakni cucuk, nyamplung dan gagang atau pegangan. Berikut penjelasan:

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

a. Bagian dari Canting: Cucuk atau Carat

Cucuk atau carat berbentuk seperti pipa melengkung yang terletak pada bagian paling depan dari canting. Fungsi dari carat adalah seperti ujung mata pena atau sebagai jalan keluarnya cairan lilin batik atau malam. Agar keluarnya cairan lilin lancar, sebaiknya ujung dari carat ditiup telebih dahulu untuk mendinginkan suhu malam sebelum digunakan untuk membatik.

b. Bagian dari Canting: Nyamplung atau Nyamplungan

Nyamplungan berbentuk oval agak pipih merupakan badan utama dari sebuah canting batik. Fungsi dari nyamplungan yaitu untuk mengambil sekaligus menampung cairan lilin panas dari wajan.

c. Bagian dari Canting: Gagang Terong atau Pegangan

Gagang atau tangkai canting batik terbuat dari bambu (bisa juga terbuat dari kayu). Terletak di bagian belakang, befungsi  sebagai pegangan ketika sedang mmembatik tulis.

Source Alat Untuk Membatik: Canting Canting
Comments
Loading...