Motif Batik Gedog Tuban Provinsi Jawa Timur

0 2.872

Ciri khas bangsa Indonesia adalah menggunakan kain batik, baik dalam acara formal maupun non formal. Kain batik sebenarnya batik sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu. Namun tetap saja batik adalah salah satu budaya Indonesia yang berharga dan patut dilestarikan. Salah satunya yaitu batik Tuban yang berada di Kabupaten Tuban Jawa Timur. Tuban sebagai salah satu wilayah di bagian Timur dari Pulau Jawa, memiliki satu corak kebudayaan yang unik. Karena dalam sejarah wilayah ini telah masuk 3 tata nilai kebudayaan yang saling mempengaruhi, dan sampai sekarang kebudayaan ini masih tetap eksis dan sama-sama berkembang, tanpa membuat salah satu kebudayaan ini tersingkir.

Ketiga kebudayaan tersebut adalah :

  1. Jawa, yang meresap saat wilayah ini dalam kekuasaan jaman Majapahit (abad XII-XIV)
  2. Islam, karena diwilayah ini hidup seorang ulama yang ternama yaitu Sunan Bonang (1465-  1525 M)
  3. Tiongkok(cina), karena di Tubanlah para sisa lascar tentara kubalai khan melarikan diri dari kekalahannya pada saat menyerang Jawa di awal abad XII, hingga kini masyarakat keturunan ini banyak bermukim di Tuban. Proses interaksi ketiga kebudayaan ini berlangsung sekian lamanya hingga sekarang dan sangat mempengaruhi pola kehidupan masyarakat Tuban sampai kini.

Motif – motif pada batik Tuban sangat dipengaruhi oleh nilai – nilai budaya jawa, islam, dan tiongkok. Sedangkan pengaruh islam pada motif batik tulis Tuban terlihat pada motif dengan nama yang religious seperti kijing miring. Dahulu batik tulis ini hanya digunakan untuk upacara-upacara tradisional masyarakat Tuban seperti sedekah bumi, pernikahan, pemakaman. Pada perkembangan jaman, sekarang ini penggunaan batik tulis Tuban tidak hanya untuk upacara-upacara adat, namun telah meluas pada penggunaannya seperti ; taplak meja, sarung bantal, dekorasi, hiasan dinding, model baju modist baik untuk pria dan wanita.
Dari hal-hal tersebut diatas jelaslah bahwa batik tulis tradisional Tuban yang memiliki ciri khas yang unik sangat perlu untuk dilestarikan keberadaannya, apalagi potensi pengembangannya sangat prospektif.

Motif Batik Gedog

Kata Gedog  yang menjadi trade mark sebenarnya berasal dari bunyi dog dog dog dog dari bunyi kain tenun untuk membuat kain yang digunakan kai, pembatikan di Tuban vertikal dan merupakan satu kesatuan (integrated). Maksudnya, bahan kain yang digunakan untuk membatik dipintal langsung dari kapas. Jadi gulungan kapas dipintal menjadi benang, lalu ditenun, dan setelah jadi selembar kain lalu dibatik. Batik Gedog  pada awalnya merupakan kegiatan ibu desa yang menunggu suaminya pulang dari bercocok, sembari mengisi waktu ibu –ibu didaerah Kecamatan Kerek melakukan kegiatan membatik. Untuk motif batik Gedog  sendiri yakni natural karena motif di pengaruhi alam sekitar, maka motif yang muncul seperti: Kijing Miring, Kembang Waluh, Uler keket, Rengganis, Blaraan, Manggaran, Uker, Liren, Panjiori, Ririnan, Kelopo Segantet,Remekan, Manuk Jalak, Ierengan, Supit, Dudo Brenggola, kenongo uleren, ganggeng Motif  panji krentil, panji serong dan panji konang. panji krentil, panji serong, dan panji konang.

 

Source Jenis Motif Batik Tuban Provinsi Jawa Timur Sekilas Tentang Batik Tuban
Comments
Loading...