Motif Batik Tionghoa

0 275

Tidak seperti batik lain, batik Tionghoa mempunyai banyak ragam jenisnya. Batik Tionghoa menampilkan warna-warna cerah yang khas yang mempunyai arti tertentu. Pada awalnya batik Tionghoa hanya digunakan sebagai pelengkap upacara keagamaan. Oleh karena itu, sebelum 1910 batik Tionghoa hanya berupa Tokwi (kain altar), Mukli (taplak meja besar) dan kain batik untuk hiasan dinding dan umbul-umbul yang warnanya masih terbatas pada warna biru Indigo dan merah Mengkudu. Produk batik Tionghoa ada pula yang berupa sarung, dengan patra mirip patra tekstil atau hiasan keramik Tiongkok, yang pada umumnya mempunyai arti filosofis seperti banji (lambang kebahagiaan) dan kelelawar (lambang nasib baik).

Berikut beragam motif batik Tionghoa :

  1. Kupu-kupu dan Bebek Mandarin, sering digunakan sebagai simbol cinta abadi. Kupu-kupu dianggap sebagai penjelmaan pasangan Romeo-Julietnya Tionghoa (Sampek-Engtay) maka yang menjadikan bebek mandarin sebagai simbol adalah karena unggas ini hanya memiliki satu pasangan hidup sepanjang hayatnya.
  2. Naga,dipercaya sebagai makhluk penjelmaan dewa. Makhluk ini digambarkan sebagai makhluk supranatural yang baik dan bijak. Selain itu naga pun manjadi simbol laki-laki (Yang), yang melambangkan kesuburan, hujan, di musim semi, dan hujan secara umum. Oleh karena itu Naga di timur disebut juga sebagai Qinglong atau naga biru.
  3. Burung Hong,dalam catatan sejarah musim semi dan musim gugur yang ditulis pada abad ke-4 SM, digambarkan bahwa burung hong jantan adalah salah satu simbol negeri yang diperintah oleh raja yang bijaksana. Burung Hong merupakan pemimpin hewan-hewan berbulu, jika penggambarannya bersama dengan naga, maka burung hong merupakan simbol permaisuri yang mendampingi sang kaisar (naga).
  4. Bunga Peony,merupakan lambang dari orang yang dicintai jika digabungkan dengan burung Hong).
Source Beragam Motif Batik Tionghoa Motif Batik Tiongkok
Comments
Loading...