6 Jenis Batik Jawa Beserta Maknanya

0 35

6 Jenis Batik Jawa Beserta Maknanya

Salah satu warisan kebudayaan paling terkenal dari Indonesia adalah batik. Tidak bisa disangkal, batik memang salah satu wastra tradisional Indonesia yang paling tersohor baik di dalam negeri ataupun kancah mancanegara. Batik sebagai wastra tradisional, hadir dengan begitu banyak ragamnya. Setiap daerah bisa dibilang memiliki motif khas dan maknanya masing-masing. Salah satunya motif-motif dari batik Jawa.

1. Batik Parang Kusumo :

Salah satu motif batik yang paling dikenal orang banyak satu ini, disebutkan mempunyai makna yang menggambarkan bahwa yang namanya hidup itu harus disertai oleh perjuangan untuk mencari keharuman baik secara fisik ataupun jiwa, keharuman yang mana ibaratnya keharuman bunga (kusuma).

2. Batik Ceplokan :

Batik juga punya motif yang namanya Ceplok atau motif batik Ceplokan. Bentuk pola ceplok sangat kuno adalah pola kawung, yang bentukny diketahui terinspirasi oleh bentuk buah kawung (buah atap atau buah aren) yang dibelah empat. Keempat bagian buah bersama bagian tengahnya itu disebutkan untuk melambangkan empat arah (penjuru) utama dalam agama Budha.

3. Batik Sekar Jagad :

Motif sekar jagad berasal dari Jogjakarta dan Solo ini digambarkan memiliki makna menggambarkan hubungan serasi dan harmonis antara manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa, sebagai Sang Pencipta, manusia dengan alam, dan juga dengan sesama manusia. Selain itu, diketahui lebih lanjut motif ini juga disebutkan menyimpan pesan kearifan lokal suatu masyarakat tertentu. Corak ini pun dikatakan tak lepas akan makna dan filosofi yang berisikan ajaran moral untuk menuntun manusia ke arah keluruhan. Inti dari makna yang disampaikan corak sekar jagad adalah keanekaragaman di semua tempat.

4. Batik Garutan :

Keanekaragaman jadi makna yang disiratkan oleh motif batik satu ini, motif bercorak geometris yang berulang dengan cara ceplok atau dipasangkan secara bersisian. Hal ini mengandung maksud akan arti keindahan serta keluhuran kehidupan di alam dunia.

5. Batik Keraton :

Motif batik Keraton disebutkan berasal dari kebudayaan Jawa yang kental dengan sistem kekeratonan dan kesultanannya digambarkan dalam bentuk motif bunga yang simetris atau saya burung yang dikenal sebagai motif sawat lar. Batik keraton ini memaknai dari kearifan, kebijaksanaan, dan juga kharisma dari para raja-raja Jawa. Dulu, batik dengan motif ini sesuai dengan namanya hanya diizinkan untuk dikenakan oleh para warga keraton saja loh. Namun untungnya sekarang siapapun bisa memakainya.

6. Batik Kawung :

Kalau motif yang berkembang di Jawa Tengah dan Yogjakarta satu ini dikatakan terinspirasi dari bentuk buah kolang kaling, bentuk yang lonjong ini disusun empat sisi membentuk lingkaran. Motif Kuwung sering diidentikan dengan motif mata uang sepuluh sen kuno, karena bentuknya bulat dengan lubang di tengahnya. Secara makna, motif batik Kawung melambangkan empat arah mata angin sebagai poros kekuatan.

Source https://lifestyle.okezone.com/ https://lifestyle.okezone.com/read/2018/10/02/194/1958514/ketahui-lebih-dekat-6-jenis-batik-jawa-beserta-maknanya?page=2
Comments
Loading...