Ide Motif Batik Trinil Ngawi

0 690

Batik merupakan warisan budaya yang telah dikembangkan dan sudah banyak dikenal oleh masyarakat Indonesia dan masyarakat luar negeri. Batik Indonesia telah dipatenkan UNESCO pada tahun 2009 sebagai budaya leluhur milik bangsa Indonesia, masyarakat sangat antusias untuk melestarikan budaya batik. Berbagai motif batik bermunculan dan mempunyai filosofi dan corak daerah masing-masing.

Kota Ngawi yang mempunyai slogan “Ramah” memiliki kekayaan dan keindahan alam yang beragam. Ngawi terkenal dengan wisatanya seperti, Benteng Pendem, wisata edukasi Museum Trinil, ataupun Kebun Teh Jamus, dan masih banyak lagi.

Selain itu terkenal dengan sebutan kota bambu, karena memang daerah ini terletak di sekitar pinggir Bengawan Solo dan Bengawan Madiun yang banyak ditumbuhi bambu.Kekayaan alam dan budayanya menjadi salah satu inspirasi bagi para pengrajin batik Ngawi untuk memuat motif yang indah. Motif batik Ngawi dibedakan menjadi dua yaitu batik motif yang dibuat di Desa Munggut, Kecamatan Padas dan Desa Banyubiru, Kecamatan Widodaren. Hal yang sangat membanggakan bagi warga Ngawi, karena memiliki batik dengan corak khas dan menarik. Motif batik Ngawi mempunyai beragam motif batik salah satunya adalah Motif Batik Trinil.

Budi Siwi menjelaskan, pembuatan batik motif fosil tersebut telah ia jalani sejak belasan tahun yang lalu. Namun seiring waktu, hanya usaha batiknya yang masih bertahan dan mampu menembus pasar luar wilayah Ngawi. Dalam satu bulan, usaha industri rumah tangga batiknya mampu memproduksi batik tulis hingga 200 lembar dengan berbagai moif. Sedangkan batik yang paling banyak disukai adalah bermotif fosil. Adapun, satu lembar batiknya dihargai bervariasi mulai dari Rp70 ribu hingga Rp1 juta tergantung kesulitan motif dan bahan kain batiknya.

 

Source Motif Batik Trinil Batik Indonesia
Comments
Loading...