5 Ciri Khas Batik Pekalongan yang Wajib Anda Ketahui

0 20

5 Ciri Khas Batik Pekalongan yang Wajib Anda Ketahui

Batik Pekalongan adalah salah satu jenis batik kebanggaan Indonesia. Seperti Anda ketahui, Indonesia kaya akan budaya batiknya. Bahkan, beberapa kota di Pulau Jawa mengeluarkan motif batik dengan ciri khas tersendiri, seperti batik Jogja, batik Solo, termasuk juga batik Pekalongan. Masing-masing mempunyai keunikan yang berbeda. Mungkin, sudah banyak orang yang mengenali batik Jogja dan Solo. Berikut ini beberapa ciri khas dari kain batik Pekalongan yang perlu Anda ketahui.

Kebanyakan Mempunyai Motif Bunga

Jika Anda perhatikan benar-benar, kebanyakan baju batik Pekalongan mempunyai motif bunga-bunga. Ukuran bunga yang dilukiskan pun mungil-mungil sehingga membuatnya berbeda dengan batik di daerah lain. Karena mempunyai motif bunga kecil-kecil, tak heran jika banyak wanita yang mempunyai ukuran badan cukup subur sangat menyenangi batik unik ini. Sebab, motif bunga ini mampu membuat tubuh tampak lebih ramping.

Lebih Didominasi Warna Cerah

Jika Anda pergi ke toko batik di sekitar Anda dan membandingkan warna antara batik Pekalongan dengan daerah lain, batik Pekalongan mempunyai warna yang lebih cerah. Ya, warna-warna khas pesisir seperti merah muda, biru, hijau, hingga jingga lebih mendominasi batik Pekalongan.

Motif Penuh dengan Garis dan Titik

Untuk semakin mempertegas motif bunga yang dilukiskan, biasanya batik Pekalongan juga dipenuhi garis atau titik yang dikombinasikan secara apik dengan posisi bunga. Dengan keberadaan garis dan titik ini, membuat motif bunga tampak lebih nyata. Tak pelak, motif batik ini menjadi semakin ramai dan penuh. Namun begitu, jika sudah dibuat menjadi sebuah baju, keindahan dan keunikan dapat terpancar dengan sendirinya.

Motif Mempunyai Khas Ala Tiongkok

Mungkin, pada saat Anda berada di Pekalongan juga pernah menemukan batik dengan motif binatang, bukan bunga. Ini juga merupakan motif batik Pekalongan versi lain, yaitu batik khas Tiongkok. Biasanya, binatang yang digunakan sebagai motif pun tidak sembarang binatang. Hanya ada dua jenis binatang yang digunakan, yaitu naga dan burung phoenix. Terkadang, dalam satu batik hanya ada salah satu gambar binatang tersebut. Namun, ada juga dalam satu batik terdapat gambar kedua binatang tersebut. Namun begitu, warna cerah tetap akan menjadi ciri khas bahwa dari batik tersebut.

Motif Jlamprang

Satu lagi motif kain batik Pekalongan, yaitu motif jlamprang. Motif ini lebih menyajikan gambar titik yang dibuat secara geometris dan dibentuk menjadi sebuah motif, kemudian digambarkan dari ujung ke ujung lain dari batik tersebut. Untuk tetap mengenalinya sebagai batik khas Pekalongan, warna cerah tetap mendominasi dari kain ini. Motif ini muncul karena dipengaruhi budaya Arab yang tidak memperbolehkan menggambarkan makhluk hidup sebagai hiasan apa pun, termasuk dalam sebuah kain. Tak ayal, hanya titiklah yang digunakan sebagai motif dari kain tersebut.

 

Sumber : https://www.besstore.id/blog/5-ciri-khas-batik-pekalongan-yang-wajib-anda-ketahui/

Comments
Loading...