5 Cara Merawat Batik

0 40

5 cara tepat merawat batik

Batik adalah kain tradisional Indonesia yang paling dikenal. Tak hanya di Indonesia, tapi juga di mancanegara. Itu sebabnya banyak desainer pakaian Indonesia fokus menjadikan batik sebagai sumber inspirasi karyanya. Sebut saja Iwan Tirta, Ghea Panggabean dan Danar Hadi.

Motif batik yang sangat beragam menjadi salah satu daya tarik utama. Hal ini disebabkan oleh beragam pula cerita di balik batik tersebut. Ada batik Parang yang melambangkan kemenangan, Mega Mendung perlambang kesuburan dan Lasem yang berunsur budaya Tiongkok.

Mengoleksi batik juga bisa jadi salah satu investasi di bidang mode. Karena batik merupakan warisan budaya yang bernilai tinggi, apalagi jika merupakan batik kuno atau batik tulis yang memang memiliki nilai jual yang cukup tinggi.

Namun seringkali kita kesulitan untuk merawat batik, sehingga kainnya mudah kusam dan motifnya terlihat memudar. Kami akan mengulas cara merawat batik yang tepat di Hari Batik Nasional ini.

Cegah motif luntur

Motif cantik batik memang rentan luntur apabila tidak dirawat dengan baik. Salah satu mencegah lunturnya warna adalah dengan tidak mencucinya dengan mesin cuci dan sabun pencuci pakaian. Sebagai gantinya, seperti yang dilansir Kompas, mencucinya dengan sampo lembut atau buah lerak dan tanaman dilem yang sudah direndam dengan air hangat terlebih dahulu akan membuatnya lebih bersih sekaligus menjaga agar warna tetap seperti aslinya.

Hati-hati dengan jamur

Panas matahari memang bisa mencegah pakaian dari jamur, namun sebaiknya jangan menjemur batik di tempat yang terpapar sinar matahari secara langsung. Angin-anginkan batik hingga kering lalu simpan di dalam plastik sebelum menrauhnya di lemari. Menurut Batik-tulis.com, jika ingin menyetrikanya terlebih dahulu, pastikan untuk meletakkan selapis kain di atas kain batik, agar tidak bersentuhan langsung dengan besi dari setrika.

Hindari parfum

Sebaiknya hindari penggunaan pewangi secara langsung pada permukaan kain batik. Hal ini berlaku untuk penggunaan pewangi ketika dicuci, kapur barus maupun pafum yang biasa kita kenakan. Menurut Tips Merawat Batik, kapur barus memiliki zat yang terlalu kuat dan dapat merusak kain, sedangkan pewangi dan parfum akan memengaruhi warna batik apalagi untuk batik sutera dan batik dengan pewarna alami lainnya.

Pakai pengharum alami

Sebagai ganti pewangi buatan yang mengandung bahan kimia, bisa juga menggunakan akar wangi yang telah direndam air hangat lalu dijemur dan dikeringkan agar wangi yang dihasilkan lebih keluar. Jika ingin mengusir atau mencegah ngengat dalam lemari, merica yang telah dibungkus tisu bisa digunakan.

Jangan biarkan lembap

Menurut Julia Bernann, ahli preservasi kain asal Amerika Serikat berkata kepada CNN Indonesia, kain batik yang biasanya terbuat dari katun akan lebih mudah terserang jamur dan ngengat. Karena itu pastikan kain benar-benar kering sebelum menyimpannya dalam lemari pakaian.

Dengan beberapa cara ini, koleksi kain batik akan lebih terjaga kecantikannya.

Source https://beritagar.id https://beritagar.id/artikel/gaya-hidup/5-cara-tepat-merawat-batik
Comments
Loading...