Matesih Sebagai Sentral Batik Di Kabupaten Karanganyar

0 295

Sentra produksi batik di Kabupaten Karanganyar dijumpai di Kecamatan Matesih, Jaten, Gondangrejo dan Karanganyar. Jumlah produksi batik sebanyak 25.028 kodi per tahun. Dari sisi permintaan, peluang usaha di bidang industri batik masih terbuka luas dan sangat menguntungkan. Batik dikenal luas di berbagai daerah di Jawa Tengah, khususnya di seputaran Solo dan Yogyakarta. Namun di Kabupaten karanganyar yang merupakan daerah yang dekat dengan Solo, batik pun berkembang pesat di daerah Karanganyar. Konon aktivitas membatik di Karanganyar sudah dimulai pada era pemerintahan Mangkunegara I. Pada kurun waktu 1920 – 1960 batik karanganyar banyak dari daerah Matesih. Bahan yang digunakan untuk proses pewarnaan memakai atau menggunakan bahan napthol. Jumlah produksi batik karanganyar saat itu mencapai 2 kodi/hari.

Disamping motif-motif klasik tradisional, batik matesih juga membuat batik petanen. Batik petanen yaitu penciptaan motif dengan mengadapsi alam lingkungan Matesih, dipadu dengan motif batik larangan (batik keraton). Batik karanganyar di desain sangat kreatif batik bersumber dari ikon mengacu pada lingkungan alam, maka akan menghasilkan karakter kain batik yang unik dan dapat menjadi unggulan khas wilayah, bahkan akan mampu membangun batik sebagai identitas budaya Karanganyar. Pada umumnya batik digunakan untuk kain jarik, kemeja, sprei, taplak meja, dan busana wanita. Mengingat bahwa jenis produk ini amat dipengaruhi oleh selera konsumen, perubahan waktu dan model, maka batik di Karanganyar juga berkembang. Baik menyangkut rancangan, penampilan, corak dan kegunaannya, disesuaikan dengan permintaan dan kebutuhan pasar baik dalam negeri maupun luar negeri.dalam sejarah perkembangannya batik di Kabupaten Karanganyar mengalami perkembangan, yaitu dari corak-corak lukisan binatang dan tanaman lambat laun beralih pada motif abstrak yang menyerupai awan, relief candi, wayang beber dan sebagainya. Selanjutnya melalui penggabungan corak lukisan dengan seni dekorasi pakaian, muncul seni batik tulis seperti yang kita kenal sekarang ini. Secara prinsip terdapat 11 tahapan yang umumnya dilalui dalam pembuatan batik tradisional.

Source Matesih Sebagai Sentral Batik Di Kabupaten Karanganyar Karanganyar
Comments
Loading...