Batik Hokokai Tradisi Indonesia

0 324

Jika di lihat sekilas, batik Hokokai tidak berbeda dari batik Jawa pada umumnya. Akan tetapi, jika diperhatikan secara detail, terdapat banyak perbedaan batik Hokokai dengan batik Jawa. Perbedaan tersebut terletak pada ciri khas pada masing – masing kain batik tersebut.

Batik hokakaii mempunyai ciri khas motif pagi – sore serta detail dan aksen Jepang seperti ini. Jenis batik ini mayoritas menggunakan motif pagi – sore alias satu kain untuk dua desain yang berbeda. Tak hanya itu, batik yang satu ini juga menggunakan warna – warna terang seperti kuning, ungu, orange, dan merah yang menyala yang merupakan ciri khas jepang. Selain itu, detail dari batik ini juga begitu mengagumkan . Ciri khas dari Jepang lainnya di batik ini yaitu pada motif – motif yang di pakai. Seperti adanya bunga sakura, kupu kupu, merak dan lain lain.

Meskipun sangat prestisius dengan segala tingkat kesulitan saat proses pembuatannya, dahulu batik ini justru digunakan oleh masyarakat yang notabenenya kurang mampu. Hal inilah yang menjadi alasan kenapa batik Hokokai diciptakan dalam motif pagi – sore. Ini agar para pemakainya bisa menghemat banyak biaya. Hal ini di sebabkan karena masyarakat yang tidak mampu tak perlu membeli pakaian untuk menciptakan kesan ganti baju, cukup memakai motif yang berbeda atau motif yang lain dari satu kain ini saja.

Jika dulu batik ini identik dengan pakaian masyarakat menengah ke bawah, namun kini Batik Hokokai berubah jadi salah satu batik premium di negeri ini. Ini beralasan sejarah serta apresiasi terhadap pengerjaan yang kompleks luar biasa itu, membuat batik ini sangat eksklusif dan lumayan mahal. Dan kini sekarang hanya orang-orang kaya dan berada saja yang bisa mengenakan Batik Hokokai di kondangan-kondangan.

Source Batik Hokokai Tradisi Indonesia Batik Hokokai, Hasil Akulturasi Keren Antara Jawa dan Jepang
Comments
Loading...