infobatik.id

3 Faktor Selamatkan Batik Tradisional Dari Kejatuhan

0 14

3 Faktor Selamatkan Batik Tradisional Dari Kejatuhan

Dengan munculnya batik printing atau batik pabrikan, memukul industri batik tradisional dengan cukup telak. Beruntung, tiga faktor ini, yaitu tindakan UNESCO yang menjadikan batik sebagai warisan dunia bukan benda, serta kebijakan pemerintah mewajibkan PNS berbatik setiap jumat dan kebijakan sekolah mewajibkan siswanya berbatik tiap pekan, membuat industri batik tradisional tetap berkibar. “Sangat terasa akibat dari adanya batik industri (batik printing), karena selain harganya lebih murah, motifnya juga beragam, tak kalah dengan batik tradisional. Bahkan ada yang motifnya modern dan temporer, sehingga disukai kalangan generasi muda,” jelas pengusaha batik tradisional Hani Winotosastro.

Kain batik dari bahan mori dengan ukuran panjang 2,5 meter berharga antara Rp. 1-2 juta/lembar. Sementara yang terbuat dari sutra bisa mencapai Rp. 5 juta lebih/lembar, tergantung motif dan warna yang dipakai untuk memperindah motif tersebut. Batik kombinasi yang merupakan perpaduan antara batik cetak dan tulis, minimal berharga Rp. 125 ribu/lembar dengan ukuran 2,5 meter, tergantung jumlah warna pada motifnya.

Batik cetak minimal Rp. 100 ribu/lembar dengan ukuran 2,5 meter, tergantung motif, warna dan jenis kain yang digunakan. Harga batik industri (printing) bervariasi, namun kebanyakan dijual dengan harga di bawah Rp. 50 ribu/meter. Perbedaan harga ini membuat banyak masyarakat yang beralih ke batik industri. UNESCO menjadikan batik sebagai warisan dunia bukan benda, membuat citra dan gengsi batik tradisional terangkat, sehingga banyak kalangan yang kembali melirik batik tulis, cetak atau kombinasi.

Source http://ebatiktrusmi.blogspot.co.id/ http://ebatiktrusmi.blogspot.co.id/2015/02/batik-cirebon-3-faktor-selamatkan-batik.html
Comments
Loading...