Filosofi Yang Terkandung Dibalik Motif Batik Lereng Atau Parang

0 1.828

Motif Batik Lereng

Mengenal Batik Motif Lereng adalah salah satu jenis batik dengan pola diagonal. Pola diagonal pada batik dapat dilihat pada susunan pola yang berulang dan membentuk corak sama. Pola yang berbentuk miring. Motif jenis ini pada jaman dahulu hanya digunakan oleh sentono dalem (anak dari Ratu). Sejarah motif ini diawali dari pelarian keluarga kerajaan dari Keraton Kartasura. Para keluarga raja terpaksa bersembunyi di daerah pegunungan agar terhindar dari bahaya. Mereka berada di daerah-daerah yang sulit dijangkau musuh.  Motif ini berarti juga topo broto para raja yang dilakukan di lereng-lereng pegunungan untuk mendapatkan wahyu  atau wangsit. Dalam tapa brata itulah mereka dapat melihat pemandangan gunung dan pegunungan yang berderet-deret sehingga menyerupai pereng atau lereng. Untuk itu maka motif ini dijadikan sebagai simbol kesuburan.

Setiap Motif Batik memiliki makna dan filosofi tersendiri dibalik prosesnya. Hal ini berlatar belakang dari budaya masing – masing daerah motif batik tersebut di ciptakan. Motif parang atau lereng dibedakan lagi menjadi 2 macam yaitu:
a. Parang atau lereng Rusak, diartikan sebagai pertarungan antara manusia melawan kejahatan dengan cara mengendalikan keinginan mereka sehingga mereka menjadi mulia, bijaksana dan akan menang.

b. Parang atau lereng barong, pada jaman dahulu hanya dipakai oleh raja dan dianggap sebagai pola yang suci. Arti motif sendiri suapa sang raja menjadi hati-hati dalam menjaga dirinya sendiri sehingga dia akan menjadi seorang penguasa yang jujur, adil dan juga bertanggung jawab terhadap rakyatnya.

 

Source Filosofi Yang Terkandung Dibalik Motif Batik Lereng Atau Parang Batik Latar Biru
Comments
Loading...