150 Lembar Batik Bercerita tentang Hidup Manusia

0 11

Sebanyak 150 lembar kain batik yang menceritakan daur kehidupan manusia dari lahir hingga mati akan dipamerkan dalam Jogja International Batik Biennale (JIBB) 2016. Pameran batik tersebut akan digelar di gedung Jogja Expo Center (JEC).

Orang Jawa dari lahir hingga kematiannya identik dengan batik. Dan batiknya berbeda. Seperti saat calon ibu mitoni atau peringatan tujuh bulan usia kandungannya yang harus mengganti kain batik hingga tujuh kali. Antara lain ada batik sido mulyo, sido asih, sido luhur, juga sido dadi. Kemudian ada tradisi ruwatan, sunatan, larungan. Untuk kematian, jasad mayat biasa ditutup dengan kain batik semen rama dan kawung. Bahkan untuk larungan di pantai selatan atau di Gunung Merapi itu batiknya juga berbeda.

Panitia pameran JIBB 2016 Budi Virgono menambahkan, pengunjung yang masuk arena JEC akan diajak melintasi ruangan yang didesain seperti lorong. Di dalam lorong tersebut akan dipajang sejumlah display yang menerangkan tentang sejarah batik di Indonesia. Ujungnya adalah penjelasan mengapa Yogyakarta ditetapkan menjadi Kota Batik Dunia pada 2014.

Usai melewati lorong, pengunjung bisa menikmati sejumlah karya seni rupa tentang batik yang dilukis oleh perupa luar negeri dan dalam negeri. Kemudian ada anjungan batik yang meliputi empat anjungan besar yaitu anjungan Kasultanan Yogyakarta, Kasunanan Surakarta, Puro Pakualaman, dan Puro Mangkunegaran.

Ada juga sejumlah anjungan yang diisi dari Dekranasda, termasuk pameran 150 batik yang menggambarkan daur kehidupan manusia tersebut. Nantinya juga ada peragaan busana batik karya 70 desainer yang digelar tiap malam di JEC dan Hotel Royal Ambarukmo.

Source https://cantik.tempo.co/read/811420/150-lembar-batik-bercerita-tentang-hidup-manusia cantik.tempo.co
Comments
Loading...