infobatik.id

Setio Hadi Pelestari Batik Khas Tulungagung

0 13

Setio Hadi Pelestari Batik Khas Tulungagung

Motif batik dengan gambar kupu-kupu bersayap ukiran beterbangan melintasi burung yang bertengger di ujung dahan bambu yang melengkung seperti bulan sabit. Lima batang bambu berdiri kukuh. Dua di antaranya bertemu, bersilang membentuk huruf X. Itulah salah satu motif batik khas Tulungagung. Motif ini merupakan salah satu goresan lembut tangan Setio Hadi, pembatik asal Tulungagung. Pada  2016 lalu, motif ini didapuk sebagai desain terbaik dalam gelaran lomba desain batik tingkat Jawa Timur.

Setio Hadi tidak segan untuk belajar dan memperdalam pengetahuan tentang batik kepada orang lain. Prestasi yang diraihnya ini juga tidak lepas dari hasil usaha kerasnya belajar membatik. Setio Hadi terjun ke dunia batik mulai tahun 2013. Dia mendatangkan pembatik senior dan berlatih mulai dari nol sampai tahu tentang batik.

Pria pengagum barang-barang ukiran kuno ini juga menjelaskan beberapa motif batik yang dibuatnya. Namun yang menjadi ikon Tulungagungan didominasi Motif Batik Gajah Mada, Pring Gatuk, Kemanten Dandan, Motif Sarinah, dan Motif Telaga Buret. Aneka batik kreasi Setio Hadi ini juga sangat beragam harganya. Dari mulai harga Rp 200 ribu sampai Rp 1 juta ke atas. Tergantung motif dan jenis batiknya. Namun yang paling tinggi harganya adalah batik canting (hand made). Sebagai pelestari budaya, Setio Hadi berharap ke depan batik Tulungagung lebih dikenal lebih luas.

Source Setio Hadi Pelestari Batik Khas Tulungagung Batik

Leave A Reply

Your email address will not be published.