infobatik.id

Batik Probolinggo Motif Angin Gending

0 14

Batik Probolinggo Motif Angin Gending

Perkembangan batik yang terjadi di Kabupaten Probolinggo memang tak diketahui secara pasti. Ada yang memperkirakan sekitar tahun 1883, yang ditandai dengan pameran khusus Batik Probolinggo di Amsterdam Belanda dengan total 150 motif. Namun beberapa pembatik memulai usaha batik lagi sekitar tahun 2008. Peluang usaha di sektor industri batik semakin besar seiring meluasnya pengguna kain batik, baik di lingkungan instansi pemerintah maupun masyarakat umum. Kondisi tersebut menarik minat kalangan pelaku usaha kecil menengah di kabupaten ini untuk menggeluti bidang perbatikan.

Pembuatan pada Motif Batik Khas Kota Probolinggo harus menguasai teknik pembuatan batik secara manual atau batik tulis dengan nuansa alami seperti unsur Bayu, Angin, Anggur dan Mangga (Bayuangga), sehingga batik mempunyai corak khas dan berbeda dengan batik-batik yang lain. Batik Khas Kota Probolinggo yang asli dibuat secara tradisional atau jenis batik tulis yang bermotif alamiah, cara pembuatannya yaitu dengan cara menggambar batik, terus memakai malam, setelah itu diwarnai sesuai dengan motif. Sebagai salah satu ikon Kota Probolinggo, buah Mangga dan Anggur menjadi identitas bagi para pengrajin batik di kota yang terkenal sebagai Bayuangga (Bayu, Angin, Anggur dan Mangga). Batik Khas Kota Probolinggo dengan motif yang terkesan alami, diambil dari motif-motif yang bernuansa alam seperti Motif Anggur, Mangga, Bayu, dan Angin, atau perpaduan dari unsur keempatnya, sehingga memberikan nuansa alami dan khas bagi para penggemar kain atau pakaian batik. Salah satu motif batik yang diambil dari unsur angin adalah Motif Batik Angin Gending. Batik Probolinggo Motif Angin Gending merupakan angin yang menghembus kencang yang biasanya pada pertengahan bulan September dan di daerah Gending Probolinggo yang tiupan anginnya terasa sangat keras.

Source Batik Probolinggo Motif Angin Gending Batik

Leave A Reply

Your email address will not be published.