Batik Lasem Motif Gunung Ringgit

0 16

Batik Lasem Motif Gunung Ringgit

Batik Lasem merupakan simbol persatuan, wujud dari akulturasi budaya Tionghoa dengan budaya masyarakat setempat. Selain itu, batik Lasem juga menjadi catatan sejarah kaum tertindas di Rembang saat zaman penjajahan.

Untuk dapat melacak sejarah Batik Lasem bukan perkara mudah sebab para ahli sejarah yang menelaah Batik Lasem sangat langka. Salah satu sumber sejarah yang menyebutkan tentang awal mula aktivitas pembatikan di Lasem adalah Serat Badra Santi.

Serat ini menyebutkan bahwa pada tahun 1335 Saka (1413 Masehi), salah seorang nakhoda dari armada laut Cheng Ho, Bi Nang Un namanya, mendarat bersama istrinya yang bernama Na Li Ni di pantai Regol, Kadipaten Lasem.

Na Li Ni adalah seorang wanita yang memiliki bakat seni, terutama seni tari dan seni lukis. Ketika  Na Li Ni memulai kehidupannya di Lasem, ia melihat sebagian besar masyarakat Lasem hidup dalam kondisi yang memprihatinkan dan miskin. Dari sinilah ia mulai mengembangkan seni batik Lasem dan mengajarkannya ke masyarakat sekitar di Lasem. Berbagai Motif Batik Lasem dibuat salah satunya Motif Gunung Ringgit.

Motif Gunung Ringgit

Motif ini awalnya dibuat sebagai doa agar sang pemakai selalu dilimpahi kekayaan, harta yang berlimpah. Selain sebagai harapan, motif ini juga merupakan sentilan atau sindiran untuk orang-orang kaya atau yang ingin kaya. Keindahan harta bisa diawali dari proses pencariannya. Pencarian dan pengumpulan harta yang terindah adalah jika dilakukan dengan cara tidak melanggar hukum, baik hukum agama maupun hukum negara. Setelah mencapai kekayaan, seyogyanya kekayaan yang berlimpah ini digunakan sebaik-baiknya untuk membantu orang yang belum beruntung.

Source Batik Lasem Motif Gunung Ringgit Batik

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.