infobatik.id

Batik Gumelem Klasik Motif Gajah Nguling

0 13

Batik Gumelem Klasik Motif Gajah Nguling

Batik Motif Gajah Nguling termasuk salah satu Batik Klasik yang dibuat di Tunjung Biru. Motif Gajah Nguling merupakan motif yang konon pembuatannya terjadinya pembendungan salah satu sungai yang dahulu masih berada di dalam wilayah tanah Gumelem. Sungai yang dibendung ini bernama sungai gajah uling. Bebatuan yang terdapat pada sungai ini memiliki ukuran cukup besar, sehingga sering disebut “watune segajah-gajah”. Dari sebutan itu, maka bebatuan ini diibaratkan seperti gajah, hewan yang juga mempunyai ukuran besar. Berdasarkan sebutan “watune segajah-gajah” dari sungai gajah uling, sampai-sampai pada pembuatan motif ini ornamen gajah yang memiliki ukuran cukup besar digambarkan lebih kecil dibandingkan ukuran batunya, seperti yang ditunjukkan pada ornamen batu besar berbentuk lonjong dengan seekor gajah didalamnya yang sedang menggeliat “nguling-nguling” karena ingin menyamai ukuran dari batu-batuan yang berada di sungai.

Makna dari Motif Gajah Nguling adalah kita sebagai manusia jangan menginginkan sesuatu yang diluar batas kemampuan kita untuk melakukannya. Motif batik Gajah Nguling memiliki bentuk susunan yang simetris pada ornamen batu yang berisi gajah didalamnya, karena pada satu barisan tertentu, ornamen gajah yang berada didalam batu ini akan saling berhadapan satu sama lain. Pada sisi kanan dan kiri ornamen batu, terdapat ornamen tumbuhan berupa dedaunan yang dibuat mengikuti bentuk dari ornamen batu. Dedaunan ini digambarkan dengan bentuk dari ujung-ujung daun yang meruncing, disertai garis yang membentuk segitiga pada bagian atas diantara kedua daun.

Ujung-ujung dari ornamen dedaunan yang meyelimuti batu ini akan saling berjejer dengan ujung-ujung ornamen dedaunan lainnya sehingga dari situ akan terlihat seperti garis yang membentuk zig-zag secara alami. Warna pada Motif Gajah Nguling ini menggunakan warna yang tidak jauh berbeda dengan motif-motif sebelumnya, yaitu coklat, putih, dan hitam. Isen-isen yang terdapat dimotif ini diantaranya adalah cecek yang berada didalam dedaunan dan didalam garis yang membentuk bidang segitiga, ada juga sraweyan yang memenuhi bagian dari kain batik sebagai penggambaran air sungai dari sungai gajah uling, serta cacah gori yang digunakan sebagai isen-isen dari ornamen gajah pada bagian punggungnya.

Source Batik Gumelem Klasik Motif Gajah Nguling Batik

Leave A Reply

Your email address will not be published.